Indrawan, Alrizki
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kesiapan Aparat Penegak Hukum dalam Mendukung Implementasi Community Based Correction di Indonesia Subroto, Mitro; Indrawan, Alrizki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27756

Abstract

Community based correction merupakan pendekatan pemasyarakatan yang menekankan pembinaan dan reintegrasi narapidana melalui keterlibatan masyarakat sebagai alternatif pemidanaan konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesiapan aparat penegak hukum di Provinsi Lampung dalam mendukung implementasi program tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi di Balai Pemasyarakatan Bandar Lampung serta institusi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun aparat penegak hukum memiliki komitmen dalam pelaksanaan community based correction, terdapat kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya pelatihan khusus, serta minimnya sarana dan prasarana pendukung. Koordinasi lintas sektor yang masih bersifat formal juga menjadi hambatan dalam kolaborasi yang efektif. Di sisi lain, keterlibatan aktif masyarakat, seperti tokoh adat dan agama, memberikan kontribusi signifikan dalam proses reintegrasi sosial narapidana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kapasitas aparat, peningkatan sarana prasarana, perlindungan hukum, dan pemberdayaan komunitas secara terpadu sangat dibutuhkan untuk keberhasilan program community based correction di Lampung. Sinergi antara aparat dan masyarakat merupakan faktor kunci dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang efektif dan manusiawi.
Peran Lapas dalam Mendorong Self-Improvement Pembinaan Narapidana Geng di Lapas Kelas IIA Bogor Indrawan, Alrizki; Simanjuntak, Meitisa Vanya
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Lapas Kelas IIA Bogor dalam mendorong self-improvement bagi narapidana yang tergabung dalam kelompok geng, guna mengarahkan mereka menuju perubahan diri yang positif dan kesiapan reintegrasi sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap petugas lapas serta narapidana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lapas berperan signifikan sebagai fasilitator rehabilitasi melalui pembinaan kepribadian, spiritual, sosial, dan keterampilan. Program tersebut efektif dalam meningkatkan kesadaran diri, pengendalian emosi, motivasi internal, empati, serta keterampilan sosial narapidana. Namun, pelaksanaannya menghadapi berbagai kendala seperti dominasi solidaritas geng, rendahnya kesadaran perubahan, keterbatasan sumber daya, dan ketergantungan pada motivasi eksternal. Kesimpulannya, pembinaan berbasis self-improvement dapat menjadi strategi efektif dalam rehabilitasi narapidana geng jika didukung oleh pendekatan personal, komunikasi empatik, dan program berkelanjutan. Saran penelitian adalah peningkatan kapasitas petugas, penguatan strategi pembinaan, serta kolaborasi lintas pihak untuk memperkuat proses transformasi narapidana.