Muhammad, Saparudin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pelatihan Musik Zapin Tradisional Dalam Keterampilan Praktis di Sanggar Menjulang Budaya Muhammad, Saparudin; Ardipal, Ardipal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.27955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah implementasi pelatihan musik zapin tradisional dalam pengembangan keterampilan praktis di Sanggar Menjulang Budaya. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis kesesuaian langkah-langkah pelatihan yang diterapkan oleh Sanggar Menjulang Budaya dengan tahapan pelatihan yang umumnya digunakan dalam proses pendidikan atau pelatihan musik secara umum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif agar mendapatkan data yang valid dengan tujuan mendeskripsikan proses pelatihan zapin disanggar menjulang budaya, Penelitian kualitatif adalah penelitian yang tidak menggunakan model model matematika, statistik, atau komputer. Proses penelitian dimulai dengan menyusun asumsi dasar dan aturan berpikir yang akan digunakan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan musik zapin di sanggar tersebut tidak sepenuhnya mengikuti langkah langkah pelatihan pada umumnya, akan tetapi tidak membuat menjadi tidak bagus, pelatihan musik zapin di sanggar tersebut dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pengenalan tari zapin sebagai dasar, penguasaan teknik bermain alat musik tradisional seperti gambus dan marwas, serta pembelajaran pola ritme khas zapin. Pelatihan disampaikan secara informal dan fleksibel dengan suasana yang kondusif agar peserta dapat mengekspresikan diri secara optimal. Selain itu, pelatihan juga menanamkan nilai-nilai budaya dan membentuk karakter peserta, serta menjadi sarana untuk melahirkan generasi penerus seni zapin yang kompeten. Implementasi pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan musikal anggota dan memperkuat pelestarian budaya lokal.