Siti Waqi'atul Hasanah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dakwah Anti Narkoba di Kalangan Milenial: Studi Kasus SMA Al Arifin Sampang Siti Waqi'atul Hasanah; Danil Kiromah; Luluk Fikri Zuhriyah
Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jdk.v10i1.12671

Abstract

Sokobanah Sampang merupakan nama Kecamatan di Pulau Madura, Pulau Madura dikenal sebagai Pulau yang rata-rata penduduknya bersikap dan berwatak keras. Terutama di daerah Sampang, di sana sangat rawan terjadinya carok dan perbuatan asusila lainnya yang memang menjadi acuan utama mengapa Madura diklaim sebagai Pulau yang penduduknya berwatak Keras. Beredarnya penyebaran bahaya narkoba misalnya. Lingkungan berpengaruh besar terhadap terbentuknya karakter dan mental seseorang. Maka, secara singkat penulis memilih lembaga SMA Al Arifin Sokobanah Sampang karena daerah tersebut menjadi salah satu bagian dari adanya masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman serta kesadaran bahaya narkoba. Sedangkan selama proses penelitian penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi sehingga, memperolehkan data secara deskriptif. Hasil penelitian pada artikel ini adalah strategi komunikasi yang digunakan dalam membangun dakwah Anti narkoba di lembaga SMA Al Arifin selaras dengan teori yang dikemukakan oleh Devito tentang komunikasi Interpersonal, komunikasi interpersonal adalah pertukaran pesan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih baik secara formal dan non formal sebagaimana berikut: Lembaga SMA Al Arifin memiliki kebijakan dalam membentuk generasi anti narkoba, dengan diberlakukannya kerjasama dengan Pihak kepolisian atau KUA dalam mengarahkan dan membimbing Siswa Siswi Al Arifin guna meminimalisir penyebaran bahaya narkoba, serta menggunakan metode pendekatan kepada Siswa SMA Al Arifin secara kondusif melalui guru BK (Bimbingan Konseling), sehigga dapat mengontrol perilaku siswa secara emosional.
Media Framing of Women Victims of Violence Tiara Angelina Saraswati in the Perspective of Feminist Theory Nur Rovida Femila Sari; Siti Waqi'atul Hasanah; Luluk Ilma Inun; Lilis Muchlisoh
Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 11 No. 1 (2026): In Press
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jdk.v11i1.15302

Abstract

Purpose − Violence is a form of human rights violation resulting from inequality in society. Data from the Ministry of Women's Empowerment and Child Protection (KemenPPPA) recorded 330,097 cases of gender-based violence against women, an increase of approximately 14.17% compared to the previous year. The phenomenon of gender violence encompasses various physical, psychological, sexual, and economic acts experienced by individuals due to gender identity. This study aims to analyze media framing of female victims of violence through a feminist perspective, focusing on news coverage and social media discourse related to the violence against Tiara Angelina Saraswati, which has been widely discussed on TikTok   Method − The research method used was descriptive qualitative research using Robert Entman's framing analysis. Data were obtained through literature review and observation of content and comments on TikTok social media   Findings − The results show that social media framing is still dominated by narratives that position women as oppressed and powerless, and reinforce the stereotype of women as weak. This type of framing indicates  that social media, indirectly, remains a space for the reproduction of patriarchal values.