Rizkyanti, Mochamad Whilky
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literasi Bahasa Indonesia dalam Penulisan Proposal Bisnis Katering untuk Mendukung Keberlanjutan Usaha Putra, Danish Febrianto; Nurjanah, Fitri; Safitri, Hana Artavia; Herwandi, Filky Putra; Zayan, Fathiya Muadzah; Cristea, Ericha Catallina; Rizkyanti, Mochamad Whilky
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman pentingnya literasi yang baik dalam menyusun proposal bisnis terutama untuk industri katering. Teknik penelitian yang digunakan merupakan deskriptif kualitatif dan data diolah menjadi sebuah gambaran yang jelas. Struktur kaidah kebahasaan sangatlah penting untuk membuat bisnis proposal yang baik karena hal tersebut dapat menjadi sebuah peluang diterima atau tidaknya suatu proposal oleh pihak yang menerimanya. Namun demikian, kualitas bahasa yang digunakan dalam proposal seringkali belum mencerminkan kejelasan struktur ejaan, kaidah kebahasaan, ketepatan pilihan kata, dan efektivitas komunikasi. Hal ini berdampak pada rendahnya daya tarik dan peluang diterimanya suatu proposal dalam forum bisnis maupun lembaga pendanaan. Dengan adanya penelitian ini diharapkan terpapar jelas mengenai pemahaman teoretis tentang pentingnya literasi tulis bagi para pelaku UMKM industri katering.
Strategi Persuasi Bahasa dalam Promosi Destinasi Wisata pada Platform TikTok: Analisis Wacana pada Konten Media Sosial Pariwisata Daerah Aiman, Alesha Khairina; Tyas, Arini Wahyuning; Nindariu, Fiora Aprillia; Rahmawati, Gita; Ramadhan, Zahran Yurahman; Rizkyanti, Mochamad Whilky
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38485

Abstract

Perkembangan platform media sosial TikTok telah membuka dimensi baru dalam strategi komunikasi pariwisata daerah di Indonesia. Fenomena masifnya penggunaan konten video pendek sebagai media promosi destinasi wisata menunjukkan pergeseran paradigma dari promosi konvensional menuju komunikasi digital yang lebih interaktif dan persuasif. Namun demikian, kajian mendalam mengenai strategi persuasi bahasa yang digunakan dalam konten-konten tersebut masih sangat terbatas, padahal pemahaman terhadap mekanisme linguistik persuasif sangat krusial bagi efektivitas promosi pariwisata daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi persuasi bahasa yang digunakan dalam konten TikTok promosi destinasi wisata daerah, mengungkap struktur wacana persuasif yang terbentuk, serta mendeskripsikan hubungan antara pilihan kebahasaan dengan respons audiens terhadap konten pariwisata tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana kritis (Critical Discourse Analysis/CDA) yang mengacu pada kerangka teori Fairclough. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan observasi terhadap 30 konten TikTok akun pariwisata daerah yang dipilih secara purposif berdasarkan tingkat keterlibatan audiens (engagement rate) tertinggi. Analisis dilakukan pada tiga dimensi: teks (meliputi pilihan leksikal, struktur gramatikal, dan gaya bahasa), praktik diskursif (produksi dan konsumsi teks), serta praktik sosiokultural (konteks sosial dan ideologi yang melatarbelakangi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam strategi persuasi bahasa yang dominan dalam konten TikTok pariwisata daerah, yaitu: (1) penggunaan diksi emotif dan estetis untuk membangkitkan daya tarik afektif; (2) strategi apeal otoritas melalui testimoni dan rekomendasi personal; (3) teknik repetisi leksikal untuk penguatan pesan; (4) penggunaan modalitas imperatif lunak yang mengajak tanpa memaksa; (5) konstruksi identitas lokal melalui unsur budaya dan kearifan setempat; serta (6) strategi intertekstual yang memanfaatkan tren dan referensi populer. Struktur wacana persuasif yang terbentuk cenderung mengikuti pola AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) yang diadaptasi ke dalam format video vertikal berdurasi pendek. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian linguistik terapan, khususnya dalam ranah analisis wacana digital dan komunikasi pariwisata. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi pengelola destinasi wisata daerah, kreator konten, serta pemangku kepentingan pariwisata dalam merancang strategi komunikasi yang lebih efektif dan terukur di era digital. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya khazanah studi wacana persuasif dalam konteks media sosial berbasis video pendek yang selama ini masih minim mendapat perhatian akademis.