Safitri, Intan Nur
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Kasus Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil dengan Pre Eklamsia Berat dengan Intervensi Rendam Kaki Air Hangat Safitri, Intan Nur; Romauli, Suryati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28779

Abstract

Preeklamsia merupakan salah satu penyumbang utama kematian ibu dan janin. Berdasarkan Profil Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tahun 2023, Angka Kematian Ibu (AKI) di Papua sebesar 565 per 100.000 kelahiran hidup dan kejadian preeklamsia sekitar 31,57%. Salah satu cara untuk menurunkan tekanan darah adalah dengan pengobatan nonfarmakologis yaitu dengan merendam kaki dalam air hangat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan pada Ibu L, seorang ibu hamil dengan preeklamsia berat. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dengan fokus pada penerapan manajemen asuhan kebidanan Helen Varney. Penelitian difokuskan pada seorang ibu hamil, Ibu L, pada trimester ketiga, yang didiagnosis dengan preeklamsia berat. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi partisipan aktif. Data sekunder diperoleh melalui dokumentasi SOAP, publikasi KIA, dan tinjauan akademis. Laporan ini menyajikan hasil dalam bentuk kutipan dan transkrip wawancara yang telah diolah sebelumnya, yang dijelaskan secara rinci. Hasil : Temuan dari evaluasi menunjukkan tekanan darah 169/120 mmHg, edema pada wajah, penglihatan agak terganggu, ketidaknyamanan epigastrium, tangan dan kaki bengkak, dan temuan ++++ dari tes protein urin. Ibu L, seorang wanita berusia 28 tahun, G5 P4 A0, didiagnosis dengan preeklamsia berat pada usia kehamilan 38 minggu dan 6 hari. Bidan bekerja sama dengan ginekolog dan dokter kandungan untuk memberikan pengobatan, yang terdiri dari 250 mg Dopamet metildopa dua kali sehari selama lima hari. Edukasi tentang manfaat merendam kaki dalam air hangat untuk mengurangi tekanan darah juga merupakan bagian dari pengobatan yang diberikan. Setelah tiga hari terapi perendaman kaki dengan air hangat, tekanan darah Ibu L turun dari 169/120 mm Hg menjadi 158/98 mm Hg.
Penerapan Psikoedukasi Menggunakan Teknik Modelling Untuk Kesiapan Kerja Pada Siswa Smk Muhammadiyah 1 Gresik Intan Nur Safitri; Safitri, Intan Nur; Awang Setiawan Wicaksono
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 2 (2025): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i2.593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas psikoedukasi berbasis teknik modelling dalammeningkatkan kesiapan kerja pada siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Gresik. Latar belakangpenelitian berangkat dari rendahnya kesiapan kerja beberapa siswa yang ditunjukkan melalui hasil pre-test, khususnya pada aspek keterampilan, pemahaman diri, dan keyakinan menghadapi dunia kerja. Penelitianmenggunakan desain Pre-Eksperimen One Group Pretest–Posttest Design, dengan sampel sebanyak 5 siswayang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kategori kesiapan kerja rendah. Intervensidilakukan melalui empat tahapan psikoedukasi, yaitu tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap kegiataninti, dan tahap pengakhiran, yang memanfaatkan media video, diskusi reflektif, serta roleplay untuk menirudan mempraktikkan perilaku model sesuai teori Social Learning Bandura. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kesiapan kerja yang terdiri dari 19 item skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor kesiapan kerja siswa setelah mengikuti intervensi, terlihat dari perbandingan nilai pre-test dan post-test serta penguatan temuan melalui observasi dan lembar refleksi. Temuan ini mengindikasikan bahwa psikoedukasi dengan teknik modelling efektif membantu siswa mengembangkan keterampilan komunikasi, kepercayaan diri, tanggung jawab, serta pemahaman mengenai perilaku profesional di dunia kerja. Dengan demikian, intervensi ini dinilai mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesiapan kerja siswa SMK.Tempatkan abstrak berbahasa Indonesia pada bagian ini.