Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

OPTIMALISASI PENGEMBANGAN PERTANIAN PADI DI KABUPATEN JEMBER: PENDEKATAN KOLABORATIF TRIPLE HELIX DENGAN METODE SWOT UNTUK KETAHANAN PANGAN BERKELANJUTAN Ikhlasi, Hurairah Haqi; Cahyono, Eko Hadi; Windari, Sri
Jurnal Agristan Vol 7, No 1 (2025): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v7i1.14017

Abstract

Kabupaten Jember dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Jawa Timur, namun dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan signifikan dalam produksi padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi dalam pengembangan pertanian padi dengan menggunakan analisis SWOT dan Triple Helix Model. Melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan industri, penelitian ini menemukan bahwa meskipun terdapat tantangan seperti fluktuasi harga dan keterbatasan infrastruktur, terdapat peluang besar untuk mengoptimalkan potensi pertanian melalui dukungan kebijakan, inovasi teknologi, dan peningkatan kolaborasi lintas sektor. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi strategi pengembangan pertanian padi yang berkelanjutan di Kabupaten Jember
Identifikasi Permasalahan Pengelolaan Sampah di Daerah Istimewa Yogyakarta: Perspektif Kerjasama Antar Daerah dan Peran Kelembagaan Ikhlasi, Hurairah Haqi; Firdaus, M Sandy
JURNAL TERAPAN PEMERINTAHAN MINANGKABAU Vol 5 No 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waste management in the Special Region of Yogyakarta (DIY) faces substantial challenges due to rapid population growth and urbanization, which have led to a surge in waste volume exceeding the available management capacity. This study aims to identify key issues in DIY's waste management from the perspectives of inter-regional cooperation and institutional roles. A gap analysis method was applied to compare field conditions with existing regulatory frameworks. The findings reveal that despite the presence of various policies and legal instruments related to waste management, implementation remains suboptimal. This is primarily due to weak coordination among districts, the absence of an integrated inter-regional waste management institution, and low public participation in waste reduction and separation efforts. Furthermore, the application of modern waste processing technologies is still limited, constrained by resource and investment limitations. This study recommends strengthening regional institutions, enhancing cooperation among local governments, increasing public involvement, and adopting innovative waste treatment technologies. A more integrated and collaborative approach is expected to improve the effectiveness and sustainability of waste management practices in DIY.
Feasibility Study of East Surabaya Hospital Investment and Its Contribution to Surabaya City's Development Goals Ikhlasi, Hurairah Haqi; Nurfaisal, Dwi Angga; Muhammad, Amry; Maulana, Mochammad Iqbal
Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 13 No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jep.v13i3.3619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan investasi pembangunan Rumah Sakit Surabaya Timur serta kesesuaian program ini dengan tujuan strategis pembangunan Kota Surabaya. Metode yang digunakan mencakup analisis kelayakan investasi menggunakan indikator Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP), serta pendekatan sosial-ekonomi untuk mengevaluasi dampak proyek terhadap masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara finansial, pembangunan rumah sakit ini tidak layak karena indikator seperti ROI dan PI memberikan sinyal negatif. Namun, dari perspektif pembangunan berkelanjutan, proyek ini relevan untuk mendukung prioritas RPJMD Kota Surabaya, termasuk peningkatan aksesibilitas layanan kesehatan, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan ekonomi lokal. Pembangunan rumah sakit ini berpotensi meningkatkan kesejahteraan sosial, kualitas hidup masyarakat, dan produktivitas tenaga kerja. Penelitian ini menyarankan penggunaan skema pembiayaan inovatif seperti Public-Private Partnership (PPP) untuk mengatasi ketidaklayakan finansial dan memastikan keberlanjutan proyek.
Evaluasi Efektivitas Pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Digital di Kabupaten Malang Ikhlasi, Hurairah Haqi; Muhammad, Amry; Shahira, Safwa Nashita Noor
Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Urban and Regional Planning Program Faculty of Engineering Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/desa-kota.v7i2.96784.%p

Abstract

Dengan kekayaan alam dan budaya yang melimpah, Kabupaten Malang menjadi destinasi wisata yang populer di provinsi Jawa Timur. Selain itu, perkembangan teknologi digital dan penetrasi internet yang semakin luas di wilayah ini membuka peluang besar untuk pengembangan ekonomi digital, terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Potensi-potensi ini membuat Kabupaten Malang tidak hanya menjadi pusat wisata, tetapi juga berkembang sebagai salah satu hub digital yang terus bertumbuh. Pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari merupakan inisiatif pemerintah untuk memaksimalkan potensi Kabupaten Malang, terutama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan pariwisata. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas KEK Singhasari di Kabupaten Malang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital dan pariwisata. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan analisis konten, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor keberhasilan dan hambatan implementasi KEK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KEK Singhasari memiliki potensi besar dalam menciptakan ekosistem digital dan ekonomi kreatif, tetapi masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya partisipasi masyarakat, dan kurangnya keterpaduan kebijakan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan koordinasi antar-pemangku kepentingan, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan infrastruktur digital untuk mengoptimalkan manfaat KEK Singhasari bagi ekonomi regional.