Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fenomena Urban Heat Island dalam Perspektif Geografi Regional: Studi Perbandingan Jakarta dan Kuala Lumpur Hotimah, Oot; Zaini, Nella; Putri, Orcita Fitriani; Husniya, Safira Asma
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i2.29926

Abstract

Urban Heat Island (UHI) merupakan fenomena yang marak terjadi di kota-kota besar dengan arus urbanisasi yang tinggi. Jakarta dan Kuala Lumpur sebagai ibu kota dua negara tropis besar yaitu Indonesia dan Malaysia, pastinya pernah menghadapi fenomena UHI. Artikel ini bertujuan untuk membandingkan faktor penyebab dan dampak UHI di Jakarta dan Kuala Lumpur, serta strategi mitigasi UHI dalam perspektif geografi regional dengan harapan menghasilkan rekomendasi kebijakan pengelolaan lingkungan dan tata ruang yang efektif untuk mengatasi UHI pada kawasan perkotaan. Artikel ditulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur untuk mencari ide atau sumber referensi dalam penelitian serta analisis deskriptif-komparatif dalam membandingkan kondisi dua kota tersebut. Hasil penelusuran ditemukan bahwa penyebab UHI di Jakarta dan Kuala Lumpur karena urbanisasi yang pesat, Jakarta masih jauh dari target ideal RTH, serta Kuala Lumpur yang sebagian besar polusi udara berasal dari pembakaran di daerah sekitarnya. Hal tersebut berdampak pada risiko kesehatan dan kenyamanan masyarakat. Upaya mitigasi UHI di Jakarta mencakup peningkatan ruang terbuka hijau melalui pembangunan taman kota dan revitalisasi kanal, serta penerapan kebijakan bangunan hijau meskipun masih terbatas. Sementara itu, Kuala Lumpur menerapkan strategi yang lebih terstruktur seperti integrasi prinsip ramah lingkungan dalam perencanaan kota dan proyek River of Life, serta penerapan Green Building Index secara luas.
BLOKADE LAUT HITAM DAN KETAHANAN PANGAN AFRIKA UTARA: ANALISIS LITERATUR TERHADAP DINAMIKA IMPOR GANDUM Arfa Nandita, Nisrina; Zaini, Nella; Gracia Damayanti, Abigail; Hotimah, Oot; Mustikarani, Wini
Jurnal Spasial Vol 12, No 4 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/js.v12i4.11373

Abstract

North Africa relies heavily on wheat imports due to limited domestic production influenced by arid climates, scarce arable land, and rapid population growth. The 2022 Black Sea blockade, which disrupted Ukrainian wheat exports, severely affected global supply chains. More than 20 million tons of wheat were trapped in ports, triggering a surge in international food prices. This situation heightened socioeconomic vulnerability in major importing countries such as Egypt, Libya, Tunisia, Morocco, and Algeria. This study applies a systematic literature review, drawing on scholarly articles, international reports, and official data from FAOStat and UN Comtrade. The analysis focuses on wheat import dependency, the blockade’s impact on food prices and access, and mitigation strategies adopted by governments. Findings reveal that countries with high dependency and limited fiscal capacity, such as Egypt and Libya, are more exposed to food crises compared to Algeria and Tunisia. Mitigation strategies include supplier diversification, strengthening strategic reserves, food subsidies, and investment in agricultural technology. The study recommends enhancing regional cooperation, reforming subsidy policies for better targeting, and boosting domestic production through technological innovation as long-term measures to strengthen food security.