Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik di SMPN 40 Surabaya Rachel Hamdan Al Kahfi; Atta Yusli Salsabil; M. Oky Ramadan; Nabila Azahrotun Jihan; Nadia Oktavia
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2575

Abstract

Pendidikan merupakan dasar penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas, dimana lingkungan keluarga menjadi faktor eksternal yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan belajar siswa. Bagi siswa SMP yang sedang mengalami masa remaja awal yang ditandai dengan perubahan emosi dan tuntutan belajar yang tinggi, ada kebutuhan akan dukungan keluarga yang kuat untuk membentuk disiplin dan pola belajar yang baik. Namun, kenyataannya tidak semua siswa mendapatkan lingkungan yang mendukung, seperti kurangnya perhatian dari orang tua, suasana rumah yang tidak kondusif, atau kondisi ekonomi yang tidak stabil. Situasi ini sesuai dengan teori hierarki kebutuhan Maslow, dimana kebutuhan dasar siswa belum terpenuhi, sehingga menyulitkan mereka untuk focus dan mencapai prestasi terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) memahami kondisi lingkungan keluarga SMPN 40 Surabaya yang meliputi cara orang tua mendidik, dukungan yang diberikan, komunikasi, serta kondisi ekonomi, (2) melihat hasil belajar siswa dari nilai akademik mereka, dan (3) menganalisis secara kuantitatif seberapa besar pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belaajr. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan akademik mengenai hubungan antara kedua variabel tersebut di jenjang SMP. Secara praktis, hasil penelitian ini bisa menjadi pedoman bagi guru, sekolah, dan orang tua, dalam merancang strategi pendampingan dan pembelajaran yang efektif.
Analisis Kinerja Keuangan Koperasi Unit Desa (KUD) Koskopabo Tahun 2020 – 2024 Nadia Oktavia; Awaluddin Awaluddin
ARZUSIN Vol 6 No 5 (2026): ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v6i5.11031

Abstract

Cooperative financial performance is an important indicator in assessing the health level and business sustainability of cooperatives. Although financial performance analysis has been widely examined, studies that specifically analyze the financial performance of oil palm plantation-based Village Unit Cooperatives (KUD) using financial statement data over several periods remain relatively limited. This study aims to analyze the financial performance of KUD Koskopabo for the 2020–2024 period based on liquidity, solvency, and profitability ratios. This study used a quantitative approach with a descriptive design through a case study. The research object consisted of the financial statements of KUD Koskopabo for the 2020–2024 period, which were determined using saturated sampling (total sampling). Data were collected through documentation of statements of financial position and statements of remaining operating results, and were then analyzed using financial ratios based on Regulation of the Minister of State for Cooperatives and SMEs Number 06/Per/M.KUKM/V/2006. The results show that the financial performance of KUD Koskopabo is generally in fairly good condition. The cooperative has the ability to meet short-term obligations, maintain a relatively sound capital structure, and generate remaining operating results (SHU), although several financial indicators fluctuated during the study period. These findings contribute to the development of studies on cooperative financial statement analysis and expand understanding of the evaluation of cooperative health levels based on financial ratios. The conclusion of this study emphasizes the importance of effective management of assets, liabilities, and capital in maintaining cooperative business sustainability. The implications of this study can serve as evaluation material for cooperative administrators in improving the quality of financial management, while future research is recommended to expand the research object and use more comprehensive financial performance indicators.