Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kadar Cemaran Logam Berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) Pada Air Tanah Di Perumahan Perumnas Bekasi Dede Komarudin; Febri Hidayat; Dwi Kurniayu Putri
ISTA Online Technologi Journal Vol. 2 No. 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62702/ion.v2i1.32

Abstract

Abstrak Air sumur dapat tercemar oleh limbah rumah tangga, seperti baterai dan cat. Baterai dan cat termasuk limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) karena mengandung berbagai macam logam berat seperti timbal dan kadmium. Baterai dan cat yang dibuang sembarangan kandungan logam berat dapat mencemari air tanah penduduk. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kadar logam kadmium (Cd) dan timbal (Pb). Sampel air tanah telah diambil dari 9 titik pada perumahan Perumnas I, Perumnas II, dan Perumnas III. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan April 2018, diukur parameter logam di Laboratorium Pengujian dan Kalibrasi Balai Laboratorium Kesehatan Yogyakarta menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Hasilnya adalah kadar Cd pada titik IA 0,0028 mg/L, IB 0,0047 mg/L, IC 0,0051 mg/L, IIA 0,0056 mg/L, IIB 0,0035 mg/L, IIC 0,0055 mg/L, IIIA 0,0061 mg/L, IIIB 0,0051 mg/L, dan titik IIIC 0,0027 mg/L. Kadar Pb pada titik IA 0,0264 mg/L, IB 0,0443 mg/L, IC 0,0509 mg/L, IIA 0,0453 mg/L, IIB 0,0362 mg/L, IIC 0,0457 mg/L, IIIA 0,0061 mg/L, IIIB 0,0051 mg/L, dan titik IIIC 0,0027 mg/L. Kadar logam Cd yang melebihi ambang batas berdasarkan Permenkes RI No 32 Tahun 2017 terdapat pada titik IC, titik IIA, titik IIC, titik IIIA dan titik IIIB. Kadar logam Pb yang melebihi ambang batas berdasarkan Permenkes RI No 32 Tahun 2017 terdapat pada titik IC dan titik IIIA. Abstract Dug Well is a ground water source used by local people and might to contaminated by local housewaste like chemical batery and wall liquid paint. Liquid paint and chemical batery are dangerous material and poisonous. Those material contains dangerous metal like cadmium and plumbum. Groundwater might be contaminated liquid paint and chemical battery, if not processed correctly. The aims study was identification and determination levels Plumbum (Pb) and Cadmium (Cd), Sample taken from 9 different places (Perumnas 1, perumnas 2, perumnas 3) at April 2018, Samples tested in Laboratorium Pengujian dan Kalibrasi BalaiLaboratoriumKesehatan Yogyakarta with method was Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). The result was Cadmium levels at point IA 0.0028 mg/L, IB 0.0047 mg/L, IC 0.0051 mg/L, IIA 0.0056 mg/L, IIB 0.0035 mg/L, IIC 0.0055 mg/L, IIIA 0.0061 mg/L, IIIB 0.0051 mg/L, and point IIIC 0.0027 mg/L. Plumbum levels at point IA 0.0264 mg/L, IB 0.0443 mg/L, IC 0.0509 mg/L, IIA 0.0453 mg/L, IIB 0.0362 mg/L, IIC 0.0457 mg/L, IIIA 0.0061 mg/L, IIIB 0.0051 mg/L, and point IIIC 0.0027 mg/L. Contains Cadmium metal in dangerous level based on Permenkes RI no 32 2017. First samples IC, IIA, IIC, IIIA and IIIB. Based on the samples, sample number IC and IIIA have the most highPlumbum (Pb) contamination level.
FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN SAMPO DARI LENDIR BEKICOT (Achatina fulica) Febri Hidayat; Iin Hardiyati; Kiki Indah Noviati
ISTA Online Technologi Journal Vol. 2 No. 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62702/ion.v2i1.36

Abstract

Abstrak Lendir bekicot mengandung enzim-enzim yang berfungsi untuk mengembalikan kondisi kulit dan rambut yang rusak. Rambut juga berfungsi sebagai pengatur suhu, pendorong penguapan keringat, dan sebagai indera peraba yang sensitif. Salah satu sediaan perawatan rambut yaitu sampo. Sampo merupakan sediaan kosmetik yang digunakan sebagai pembersih rambut dan kulit kepala dari segala kotoran di antaranya minyak, debu, sel-sel yang sudah mati dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah lendir bekicot dan formulasi sediaan sampo pada formula 1 (3%), formula 2 (4%), dan formula 3 (5%) memiliki efektivitas untuk menumbuhkan rambut pada kelinci. Hasil penelitian telah terbukti bahwa lendir bekicot dapat diformulasikan sebagai sediaan sampo penumbuh rambut yang memenuhi persyaratan seperti organoleptik, pH, viskositas dan tinggi busa. Sampo dari lendir bekicot berwarna bening kecoklatan dengan rentang pH 4,73-5,7; viskositas 11.820-25.030 cps, tinggi busa 5,06-6,05 cm. Sampo penumbuh rambut dari lendir bekicot dengan konsentrasi 5% (F3) mempunyai efektivitas pertumbuhan rambut paling baik dibandingkan dengan konsentrasi 3% (F1) dan 4% (F2). Dengan hasil pertumbuhan rambut kelinci selama 15 hari pada konsentrasi 5% (F3) mencapai 0,7 cm, 4% mencapai 0,3 cm dan 3% mencapai 0,01 cm. Abstract Snail mucus contained enzymes that function to restored damaged skin and hair. Hair also functions as a temperature regulator, drove sweat evaporation, and as a sensitive sense of touched. One of the hair care preparation is shampoo. Shampoo is a cosmetic prepared that is used as a cleanser of hair and scalp from all dirt include oil, dust, dead cells and so on. This study aims to determined whether snail mucus and formulation of shampoo prepared in formula 1 (3%), formula 2 (4%), and formula 3 (5%) have the effectiveness to grow hair in rabbits. The results of the study have proven that snail mucus can be formulated as a preparation for hair growth shampoo that met requirements such as organoleptic, pH, viscosity and high foam. Shampoo from snail mucus is brownish cleared with a pH range of 4.73-5.7; viscosity of 11.820-25,030 cps, foam height 5.06-6.05 cm. Hair growth shampoo from snail mucus with a concentration of 5% (F3) has the best hair growth effectiveness compared to concentrations of 3% (F1) and 4% (F2). With rabbits hair growth results for 15 days at a concentration of 5% (F3) reached 0.7 cm, 4% reached 0.3 cm and 3% reached 0.01 cm.