Zuyyina, Aisyah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN TERAPI MUROTTAL TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA PASIEN INPARTU KALA I FASE AKTIF: Application Of Murottal Therapy To Pain Intensity In Patients Inpartu Kala I Active Phased putri, Zakiyyah; Nasriani; Zuyyina, Aisyah
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i1.1441

Abstract

Pendahuluan: Proses persalinan merupakan peristiwa fisiologis yang kompleks dan menjadi momen kritis dalam kehidupan seorang perempuan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang memiliki potensi besar dalam memenuhi kebutuhan emosional ibu inpartu adalah terapi murottal, yaitu memperdengarkan bacaan Al-Qur’an secara tartil dan berirama lembut.Tujuan: Menggambarkan penerapan terapi murottal pada pasien inpartu kala I fase aktif dalam pemenuhan kebetuhan rasa nyaman Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus deskriptif yang disajikan dalam bentuk narasi dan tabel dengan menggunakan metode pengumpulan data observasi,wawancara dan lembar partograph Hasil: Setelah dilakukan perbandingan skala nyeri ternyata terdapat perbedaan skala intensitas nyeri pada kelompok perlakuan dan kelompok Kontrol. Pada kelompok perlakuan memiliki Intensitas skala pre yaitu 7 (Nyeri Berat) dan post yaitu 6 (Nyeri Sedang) pada terapi pertama, skala pre yaitu 7 (Nyeri Berat) dan post yaitu 6 (Nyeri Sedang) pada terapi kedua dan skala pre 9 (nyeri berat) dan post 6 (nyeri Sedang), sedangkan pada kelompok kontrol memiliki intensitas skala nyeri yaitu pemeriksaan pertama 6 (Nyeri Sedang), pemeriksaan kedua 7 (nyeri berat), pemeriksaan ketiga 8 (Nyeri berat) . Sehingga bisa diartikan hasilnya terdapat pengaruh pemberian terapi murottal pada nyeri persalinan Kala I fase aktif .Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian terapi murottal pada pasien inpartu kala I fase aktif