Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Terapi Akupresur dan Kompres Bawang Merah terhadap Penurunan Nyeri Gout Arthritis Yasa, Dewa Gede Putu Putra; Surasta, I Wayan; Verdhiarsini, Ni Ketut
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6466

Abstract

Lansia adalah proses akhir di perjalanan kehidupan manusia setelah melewati tahapan dimulai dari bayi, anak- anak, remaja, hingga dewasa. Gangguan kesehatan yang sering terjadi pada lansia salah satunya adalah Gout Arthritis. Gejala umumnya terasa nyeri pada sendi, adanya pembengkakan dan kemerahan di area sendi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Terapi Akupresur dan Kompres Bawang Merah Terhadap Penurunan Nyeri Gout Arthritis Pada Lansia di Puskesmas Sukasada I. Desain penelitian ini menggunakan pra- eksperimental rancangan one-group pretest – posttest design dengan jumlah responden 33 orang menggunakan teknik sampling non probability sampling dengan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi numeric rating scale (NRS) yang dikembangkan oleh McCaffery, M. dan Beebe, A. Yang sudah valid dan reliabel sebagai alat ukur nyeri. Penelitian ini menggunakan uji statistic Wilcoxon dengan uji normalitas Shapiro Wilk. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value (0,000 < 0,05) yang berarti (H0) ditolak serta (Ha) diterima. Disimpulkan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh terapi akupresur dan kompres bawang merah terhadap penurunan nyeri gout arthritis pada lansia
EFEKTIVITAS KOMBINASI PEMBERIAN NEBULIZER DAN FISIOTERAPI DADA PADA PASIEN EFUSI PLEURA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF DI RSUD KABUPATEN KLUNGKUNG Verdhiarsini, Ni Ketut; Putra, G. Nur Widya; Marthasari, Ni Ketut Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54118

Abstract

Efusi pleura ialah kondisi paru - paru yang terdapat peningkatan cairan di antara ruang pleura. Pleura merupakan selaput tipis yang melapisi permukaan paru-paru serta bagian dalam dinding dada di luar paru-paru. Dalam pleura, cairan terkumpul di area antara lapisan pleura. Jumlah cairan yang tidak terlihat biasanya terdapat dalam ruang pleura yang memungkinkan paru – paru bergerak bebas dalam rongga dada selama pernapasan (Nurarif, A. H., & Kusuma, 2015). Penelitian ini menerapkan jenis pendekatan deskriptif melalui desain studi kasus dalam proses asuhan keperawatan. Studi dilaksanakan menggunakan 1 pasien yaitu Tn. D di Ruang Pikat RSUD Klungkung selama 3 x 24 jam intervensi dalam 3 hari yang dimulai pada tanggal 21 – 23 Juni 2025. Implementasi dilakukan selama 3 hari dari tanggal 21 – 23 Juni 2025 dengan waktu 10 – 15 menit mampu mengatasi permasalahan bersihan jalan napas tidak efektif, selain itu pemberian terapi nebulizer dan fisioterapi dada juga mampu memperbaiki frekuensi napas yang mula dari 30x/menit menjadi 21x/menit dan meningkatkan saturasi oksigen dari 98% menggunakan nasal kanul 2 lpm menjadi 99% tanpa masker oksigen sehingga mampu mengatasi pola napas yang tidak efektif. Dengan demikian terapi nebulizer dan fisioterapi dada yang dilakukan selama 3 hari dengan durasi 10 hingga 15 menit terbukti efektif dalam mengatasi masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien dengan efusi pleura.