Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Video Animasi Edukasi Tentang Pola Hidup Sehat Bagi Anak Sekolah Dasar: Development of Educational Animation Videos About Healthy Lifestyles for Elementary School Children Eva Mulyani S; Miftahurrahmah El Hayatli
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 5: Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i5.7677

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas video animasi sebagai media edukasi dalam menanamkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada anak sekolah dasar. Berdasarkan telaah terhadap sepuluh jurnal terkini, ditemukan bahwa video animasi efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa dalam menerapkan PHBS, seperti mencuci tangan, membuang sampah, dan menjaga pola makan sehat. Video animasi juga terbukti meningkatkan motivasi belajar dan partisipasi aktif siswa. Meskipun menghadapi tantangan dalam pengembangan, media ini dinilai potensial sebagai strategi edukasi kesehatan yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak. Kolaborasi antarpendidik, tenaga kesehatan, dan pengembang media sangat disarankan.
Studi Literatur: Pemanfaatan Media Video Pembelajaran Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Miftahurrahmah El Hayatli; Alya Fadilla; Nadrah Na'imi; Sabrina cahyati Nst; Ainun Nuraida
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 6 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i6.1715

Abstract

Media video pembelajaran telah dikenal luas sebagai salah satu media yang efektif dalam mendukung proses pembelajaran, terutama dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Video pembelajaran menyajikan materi secara visual dan interaktif, sehingga mampu membantu siswa dalam memahami konsep yang kompleks dan meningkatkan motivasi belajar. Studi literatur ini dirangkum dari 12 artikel penelitian yang diperoleh melalui database Google Scholar dan ScienceDirect, yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengeksplorasi efektivitas pemanfaatan media video dalam pembelajaran berbagai mata pelajaran di tingkat pendidikan dasar dan menengah. Hasil kajian menunjukkan bahwa media video mampu meningkatkan pemahaman konsep, hasil belajar, serta keterlibatan siswa secara signifikan. Penggunaan media seperti Canva, Powtoon, dan animasi berbasis aplikasi lainnya juga dinilai praktis dan menarik oleh siswa dan guru. Diharapkan, hasil dari studi ini dapat mendorong penerapan media video secara lebih luas dan optimal sebagai strategi pembelajaran inovatif, terutama dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital
Literature Review: Implementasi Advokasi Kesehatan dalam Pencegahan dan Penanggulangan Tuberkulosis , Arini Dwi Rahmadani; Raudhiyah Hasanah Rambe; Dinda Purnama Sari; Fatimah Az Zahra Lubis; Miftahurrahmah El Hayatli
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2026): September: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v5i3.7469

Abstract

Tuberculosis remains a public health problem in Indonesia, with a relatively high number of cases and mortality rates. The success of tuberculosis control programs requires various efforts, one of which is health advocacy aimed at gaining policy support, funding, and the involvement of various parties in disease prevention and control. This study aims to analyze the implementation of advocacy in tuberculosis prevention and control and identify the roles and obstacles that influence the success of TB control programs. The method used was a literature review with a qualitative descriptive approach. Articles were obtained through Google Scholar using keywords related to health advocacy and tuberculosis. A total of 10 articles that met the inclusion criteria were analyzed descriptively to identify the implementation, benefits, and obstacles of advocacy in tuberculosis control. The results of the study indicate that the implementation of health advocacy plays a role in increasing public knowledge, strengthening cross-sector partnerships, supporting early case detection, improving treatment adherence, reducing stigma against sufferers, and encouraging policy support and empowering health cadres. However, its implementation still faces obstacles such as limited funding, suboptimal policy support, low community participation, and weak cross-sector coordination. Therefore, it is necessary to strengthen advocacy through increased government commitment, adequate budget support, and community empowerment so that the tuberculosis control program can run more effectively and sustainably.