Sofa Laila, Anis
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persepsi Masyarakat Ganjaran  Terhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi Sofa Laila, Anis; Abdulloh
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 1 (2025): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v8i1.3437

Abstract

Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Ganjaran Gondanglegi Malang mengalami perkembangan signifikan dalam aspek pendidikan dan sarana prasarana seiring dengan kemajuan zaman. Namun, perubahan ini juga menimbulkan tantangan baru dalam minat belajar santri, terutama dalam bidang pendidikan agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat, khususnya tenaga pengajar, terhadap minat belajar santri di pesantren ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tenaga pengajar, alumni, serta wali santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi pesantren membawa dampak positif dalam peningkatan sarana pendidikan, tetapi juga menghadirkan tantangan dalam mempertahankan nilai-nilai keislaman tradisional. Beberapa tenaga pengajar mengungkapkan bahwa minat santri terhadap pendidikan agama mengalami penurunan, yang dipengaruhi oleh modernisasi, perubahan pola belajar, serta kurangnya keteladanan dari pengurus dan senior. Faktor lain yang berkontribusi adalah dualisme pendidikan antara sistem formal dan diniyah, serta pengaruh lingkungan sosial yang mengurangi semangat santri dalam belajar agama. Kesimpulan dari Penelitian ini menjelaskan bahwa Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri tetap menjadi lembaga pendidikan Islam yang dipercaya masyarakat, namun menghadapi tantangan dalam menjaga minat belajar dan akhlak santri. Faktor-faktor yang memengaruhi kondisi ini meliputi penurunan minat belajar pendidikan agama, kemerosotan akhlak santri, serta dampak modernisasi dalam pesantren. Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk menyeimbangkan pendidikan formal dan diniyah, memperkuat karakter santri, serta meningkatkan peran tenaga pengajar dan pengurus dalam memberikan keteladanan. Dengan upaya kolektif dari semua pihak, diharapkan pesantren dapat terus menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul dalam membentuk santri berkarakter dan berakhlak mulia