S, Muhammad Qudsiah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Serangga Vektor dan Penyakit serta Potensi Musuh Alaminya pada Pertanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) di Kabupaten Lombok Timur Mursyidin, Abdul Halim; S, Muhammad Qudsiah
Jurnal Agrotek Lestari Vol 11, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jal.v11i1.10777

Abstract

 Cabai rawit merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Namun, produksinya terganggu oleh serangan hama dan penyakit. Penggunaan pestisida untuk mengendalikan hama dan penyakit masih marak dilakukan, tetapi hasilnya belum maksimal, bahkan merusak secara sosial, ekonomi, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi serangga vektor dan penyakit yang menyerang pertanaman cabai rawit di Kabupaten Lombok Timur, serta menggali potensi musuh alami yang dapat dijadikan sebagai agen pengendali hayati. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei–Juli 2024 dengan metode deskriptif observatif yaitu dengan melakukan pengamatan langsung (visual) yang ditentukan secara purposive sampling di lokasi penelitian. Pengambilan sampel dilakukan pada umur tanaman 6–8 minggu setelah tanam (MST). Hasil penelitian menemukan sebanyak lima spesies serangga vektor, meliputi Myzus persicae, Aphis gossypii, Pseudococcus sp., Planococcus sp., dan Bemicia tabaci. Serangga tersebut secara aktif menularkan berbagai patogen penyebab penyakit seperti virus dan jamur. Beberapa penyakit yang ditemukan meliputi Pepper Yellow Leaf Curl Virus (PepYLCV), Chili Puckery Stunt Virus (CPSV), bercak daun Cercospora capsici, Alfalfa Mosaic Virus (AMV), embun jelaga Capnodium spp., dan busuk buah antraknosa Collectrotichum spp. Sementara potensi musuh alami yang ditemukan berupa predator: kumbang koksi Menochilus sexmaculatus dan Cryptolaemus montrouzieri, serta parasitoid: tawon dan lalat tachinid. Pengendalian dengan memanfaatkan musuh alami sebagai agensia pengendali hayati sangat potensial untuk mengurangi penggunaan pestisida kimiawi dalam menurunkan populasi hama.  Kata kunci: agen biokontrol, Lombok Timur, patogen, pengendalian hayati, serangga vektor
Parasitoid Larva yang Berasosiasi dengan Ulat Penggulung Daun Pisang Erionota thrax Linnaeus (Lepidoptera: Hesperiidae) di Lombok Timur Mursyidin, Abdul Halim; Jihadi, Amrul; S, Muhammad Qudsiah; Pandya, Lalu Wahyu Ardis; Islami, Mustika
Agrikultura Vol 36, No 3 (2025): Desember, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v36i3.66903

Abstract

Hama penggulung daun pisang Erionota thrax Linnaeus merupakan salah satu hama utama tanaman pisang. Salah satu upaya pengendalian yang berkelanjutan adalah melalui pemanfaatan parasitoid sebagai musuh alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi parasitoid yang berasosiasi dengan larva E. thrax, menghitung nilai indeks keanekaragaman, kemerataan, dominansi, dan kekayaan jenis, serta menentukan kelimpahan relatif dan tingkat parasitisasinya pada agroekosistem pisang di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Penelitian menggunakan metode survei lapangan dan pengamatan laboratorium. Sebanyak 135 sampel larva berhasil dikoleksi dari 10 titik pengamatan menggunakan metode transek pada Mei-Agustus 2025. Hasil penelitian menemukan delapan spesies parasitoid, yaitu Cotesia erionotae, Meteorus sp., Brachymeria thracis, Brachymeria lasus, Pediobius sp. nr. elasmi, Tetrastichus sp., Tachinidae sp.1, dan Tachinidae sp.2. Kelimpahan relatif tertinggi diperoleh pada Tetrastichus sp. (25,45%) dan terendah pada Pediobius sp. nr. elasmi (1,06%). Indeks keanekaragaman (1,80) dan kemerataan (0,86) tergolong sedang, sedangkan dominansi (0,18) dan kekayaan jenis (1,23) tergolong rendah. Tingkat parasitisasi total mencapai 42,96% dengan tertinggi pada Tachinidae sp.1 (22,96%) dan terendah pada Pediobius sp. nr. elasmi (0,74%). Temuan Pediobius sp. nr. elasmi, Tetrastichus sp., dan Meteorus sp. merupakan catatan baru (new record) parasitoid E. thrax di Indonesia, sehingga dapat memperkaya data keanekaragaman musuh alami serta menjadi dasar strategi pengendalian hayati hama penggulung daun pisang di Lombok Timur.