Keterlambatan dalam proyek konstruksi adalah masalah umum yang dapat berdampak signifikan terhadap keberhasilan proyek. Keterlambatan dan biaya yang melebihi anggaran merupakan isu utama dalam hampir semua proyek konstruksi, yang berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab keterlambatan pelaksanaan proyek konstruksi dari perspektif kontraktor, pemilik proyek, dan konsultan pengawas. Hasil analisis menunjukkan enam faktor utama yang berkontribusi terhadap keterlambatan, yaitu kemampuan manajemen, dukungan terhadap kontraktor, pemahaman kebutuhan proyek, keuangan, pengambilan keputusan, dan sikap. Keterlambatan proyek dapat menyebabkan pembengkakan biaya dan perselisihan antara pemilik dan kontraktor, serta dipengaruhi oleh kualifikasi tenaga kerja, aliran kas, dan konflik penjadwalan. Untuk meminimalkan keterlambatan, disarankan untuk meningkatkan koordinasi antara pihak terkait, menyusun penjadwalan yang lebih terperinci, dan memperhatikan dokumen pekerjaan. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan dalam proyek konstruksi gedung bertingkat, yang dapat digunakan sebagai referensi untuk mengatasi masalah serupa di masa depan. Dengan memahami penyebab keterlambatan dan menerapkan rekomendasi yang diberikan, diharapkan efisiensi dan efektivitas dalam manajemen proyek konstruksi dapat meningkat.Kata Kunci: Keterlambatan proyek, konstruksi, faktor penyebab, manajemen, keuangan.