Kemampuan berpikir komputasional merupakan salah satu keterampilan penting abad ke-21 yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika. Integrasi teknologi pembelajaran digital dinilai berpotensi mendukung pengembangan kemampuan tersebut apabila dirancang secara pedagogis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Microsoft WIRIS Quizzes terhadap kemampuan berpikir komputasional siswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental) berbentuk pretest–posttest control group design. Subjek penelitian terdiri atas siswa sekolah menengah yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir komputasional yang mencakup indikator dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan berpikir algoritmik. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji t independen, serta perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir komputasional siswa yang belajar menggunakan Microsoft WIRIS Quizzes dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (p < 0,05). Peningkatan kemampuan berpikir komputasional pada kelompok eksperimen berada pada kategori sedang hingga tinggi, sedangkan kelompok kontrol berada pada kategori rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa Microsoft WIRIS Quizzes efektif digunakan sebagai media pembelajaran untuk mendukung pengembangan kemampuan berpikir komputasional siswa apabila diintegrasikan secara tepat dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan pembelajaran matematika berbasis teknologi di sekolah.