Diliawan, Yudha Bhakti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengembangan Heritage Tourism pada Kawasan Kota Lama Semarang Diliawan, Yudha Bhakti; Sari, Suzanna Ratih; IRH, Bangun; -, Sukawi
Arsitekta : Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan Vol. 7 No. 01 (2025): Arsitekta: Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan
Publisher : Program Studi Arsitektur Universitas Tanri Abeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/arsitekta.v7i01.814

Abstract

Kota Semarang sebagai ibukota Provinsi Jawa Tengah dan juga termasuk dalam kategori kota besar di Indonesia, memiliki ketiga aspek utama dari pengembangan kota berkelanjutan. Konservasi kawasan bersejarah yang termasuk dalam ikon pariwisata, dapat menjadi sumber pendapatan masyarakat dan pemerintah daerah yang menjanjikan dan menjadi fokus utama pengembangannya. Heritage tourism adalah sebuah konsep pelestarian dengan pendekatan pariwisata yang memanfaatkan monumen dan bangunan bersejarah serta nilai-nilai historisnya untuk dapat dinikmati oleh pengunjung. Dengan demikian para pengunjung dapat merasakan dan mempelajari nilai-nilai sejarah yang ada. Hal tersebut termasuk dalam pelestarian warisan budaya kota itu sendiri. Kota Lama Semarang merupakan kota benteng yang dibangun pada abad ke-16, sebuah kawasan bersejarah peninggalan pada masa kolonial Belanda yang memiliki bentuk arsitektur bergaya Eropa. Nilai kelangkaan dan nilai sejarah yang di miliki kawasan Kota Lama dengan bangunan-bangunan bergaya kolonial, menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Selain itu, Kota Lama berpotensi sebagai citra kota Semarang, mengingat dahulunya kawasan kota lama adalah embrio dari lahirnya kota Semarang. Sehingga, untuk meningkatkan potensi tersebut, maka perlu diadakan suatu peningkatan pemeliharaan arsitektural dan lingkungan yang utuh dan berkelanjutan.
Integrasi Data Lanskap Kota dan Façade Bangunan di Jalan Merak Situs Kota Lama Semarang dalam Perencanaan Bangunan dan Lingkungan Diliawan, Yudha Bhakti; Sari, Suzanna Ratih; Sukawi, Sukawi
TATALOKA Vol 28, No 1 (2026): Volume 28 No 1, February 2026
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.28.1.72-88

Abstract

Kawasan Kota Lama Semarang merupakan situs cagar budaya yang memiliki nilai sejarah, arsitektur, dan estetika tinggi, namun menghadapi tantangan dalam menjaga keselarasan antara pelestarian warisan kolonial dan perkembangan fungsi modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengintegrasikan data lanskap perkotaan serta fasade bangunan di ruas Jalan Merak sebagai dasar pengelolaan dan perencanaan kawasan heritage. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan analisis tipologi fasade, yang dikaitkan dengan arahan Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) Situs Kota Lama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen lanskap di kawasan ini telah merepresentasikan karakter kolonial, seperti penggunaan trotoar bata merah, lampu bergaya klasik, dan vegetasi peneduh, meskipun penyebarannya belum merata dan sebagian memerlukan revitalisasi. Sementara itu, tipologi fasade bangunan memperlihatkan variasi gaya Indische hingga Empire Style, yang sebagian besar masih mempertahankan orisinalitas bentuk, ornamen, dan materil yang terdapat modifikasi modern yang berpotensi mengurangi keaslian visual. Integrasi data lanskap dan fasade ke dalam basis data spasial mendukung pengendalian pembangunan, penetapan zona konservasi, dan penyusunan pedoman desain yang selaras dengan identitas kawasan. Integrasi data lanskap dan fasade ke dalam basis data spasial terbukti menjadi instrumen efektif dalam mendukung pengendalian pembangunan, pelestarian karakter visual, serta penguatan identitas kawasan heritage secara berkelanjutan.