Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN PENGEMBANGAN SDM DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Mayzal, Dodo Candra; Jamilus, Jamilus
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 6, No 2 (2025): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v6i2.17352

Abstract

Penelitian ini mengkaji pentingnya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas lembaga pendidikan Islam, khususnya di MTs Darul Huda Rao-Rao. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan SDM memiliki peran krusial dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif dan meningkatkan kualitas pengajaran. Melalui wawancara dengan kepala sekolah dan guru, serta observasi partisipatif di kelas dan ruang administrasi, ditemukan bahwa pelatihan berkala untuk guru dan staf administrasi, peningkatan kesejahteraan, serta kesempatan untuk pengembangan karir adalah strategi utama dalam pengembangan SDM. Dampak dari pengembangan SDM yang efektif terlihat pada peningkatan kompetensi guru yang lebih terampil dan kreatif dalam mengajar, serta pengelolaan administrasi yang lebih efisien. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan seperti keterbatasan anggaran dan kurangnya perhatian terhadap profesionalisme staf non-pendidik. Secara keseluruhan, pengembangan SDM di MTs Darul Huda Rao-Rao terbukti sebagai investasi jangka panjang yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, menciptakan siswa yang lebih termotivasi, serta memperkuat fungsi pengelolaan lembaga pendidikan Islam.
Evaluasi Pendekatan Diferensiasi Dalam Perencanaan Pendidikan Islam: Mempertimbangkan Keragaman Siswa Di Mts Thawalib Daruh Huda Rao-Rao Mayzal, Dodo Candra; Fatmi , Riefli; Asmendri; Sari , Mylia
Wibawa : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Wibawa
Publisher : Institute Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57113/wib.v5i1.320

Abstract

Keanekaragaman siswa dalam hal kebutuhan, gaya belajar, dan potensi merupakan salah satu tantangan dalam dunia pendidikan, khususnya di lembaga pendidikan Islam seperti MTs Thawalib Daruh Huda Rao-Rao. Untuk menjawab tantangan ini, pendekatan diferensiasi dalam perencanaan pendidikan diterapkan guna memastikan setiap siswa mendapatkan kesempatan belajar yang sesuai dengan kebutuhan individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pendekatan diferensiasi, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya, serta menganalisis efektivitas pendekatan ini dalam memenuhi kebutuhan keragaman siswa. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa pendekatan diferensiasi memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Namun, pelaksanaan pendekatan ini masih menghadapi beberapa hambatan, termasuk keterbatasan sumber daya dan kesiapan guru dalam mengelola kelas yang beragam.
D De Kolonialisasi dalam Perkembangan Kurikulum Nasional Indonesia Mayzal, Dodo Candra; Musni Faisal; Hidayatush Shadri
Wibawa : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Wibawa
Publisher : Institute Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57113/wib.v5i2.431

Abstract

Proses dekolonialisasi dalam perkembangan kurikulum pendidikan di Indonesia sebagai bagian dari upaya membebaskan sistem pendidikan dari dominasi warisan kolonial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka terhadap dokumen kurikulum dari era kolonial hingga Kurikulum Merdeka 2022. Temuan menunjukkan bahwa jejak kolonial masih kuat dalam struktur pengetahuan, narasi sejarah, dan pengabaian terhadap kearifan lokal dalam sistem kurikulum nasional. Kurikulum sebelumnya, termasuk Kurikulum 2013, lebih banyak mengadopsi model Barat yang menekankan kompetensi teknis dan efisiensi, dengan minim ruang bagi nilai-nilai lokal. Kurikulum Merdeka menunjukkan potensi progresif melalui proyek penguatan profil pelajar Pancasila yang memberi ruang pada konteks lokal dan multikulturalisme. Namun, ketimpangan implementasi di berbagai daerah serta belum konsistennya pelatihan guru dan bahan ajar berbasis dekolonial menunjukkan bahwa transformasi masih bersifat parsial. Penelitian ini menegaskan pentingnya transformasi epistemologis dalam pendidikan, yang menjadikan kurikulum sebagai alat pembebasan dan pembentukan identitas bangsa yang reflektif serta berakar pada budaya lokal