Agustini, Kadek Trisna
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Keterampilan Berpikir Komputasi Menggunakan Game Edukasi dengan Model Game Based Learning Agustini, Kadek Trisna; Suparta, I Nengah; Ardana, I Made
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmt.v5i1.86440

Abstract

Keterampilan berpikir komputasi siswa kelas V masih rendah, terutama dalam memahami konsep pecahan. Kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan matematika berbasis pecahan menunjukkan bahwa siswa mengalami kendala dalam dekomposisi masalah, abstraksi, serta penerapan pola dan algoritma. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan game edukasi berbasis game-based learning dalam meningkatkan keterampilan berpikir komputasi siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model Plomp. Subjek penelitian melibatkan sejumlah siswa kelas V, sementara uji coba produk dilakukan dalam tiga tahap, yaitu uji coba terbatas, uji coba lapangan I, dan uji coba lapangan II. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, angket LORI dan UEQ, serta tes pre-test dan post-test. adalah lembar angket yang menggunakan skala likert. Analisis data dilakukan melalui uji kelayakan, uji kepraktisan menggunakan metode UEQ, serta uji efektivitas menggunakan n-gain score. Hasil validasi menunjukkan bahwa game edukasi memperoleh skor kelayakan dengan kriteria sangat layak. Uji coba lapangan tahap I dan II menunjukkan kepraktisan dengan kriteria sangat baik. Pengujian efektivitas melalui n-gain score menghasilkan nilai rata-rata yang termasuk dalam kategori efektivitas tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa game edukasi yang dikembangkan dapat menjadi solusi inovatif dalam pembelajaran pecahan untuk meningkatkan keterampilan berpikir komputasi siswa. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi game-based learning dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa.
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM BERBANTUAN GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI.A.1 SMAN 7 DENPASAR PADA MATERI FUNGSI DAN PEMODELAN Agustini, Kadek Trisna; I Gusti Ayu Putu Arya Wulandari; Kartiwi, Desak Putu
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 16 No. 2 (2026): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v16i2.14655

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan mendeskripsikan perubahan hasil belajar siswa kelas XI.A.1 SMA Negeri 7 Denpasar pada materi fungsi dan pemodelan setelah penerapan pendekatan pembelajaran mendalam berbantuan GeoGebra. Subjek penelitian terdiri atas 36 siswa dan tindakan dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data kuantitatif diperoleh melalui tes hasil belajar dan dianalisis secara deskriptif menggunakan rata-rata, persentase ketuntasan, dan N-Gain, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menjelaskan proses pelaksanaan tindakan. Rata-rata nilai Pra-siklus sebesar 71,0 menurun menjadi 60,4 pada Siklus I, kemudian meningkat menjadi 86,7 pada Siklus II. Persentase ketuntasan berturut-turut sebesar 47,2%, 41,7%, dan 80,6%, dengan rata-rata N-Gain yang dilaporkan sebesar -0,26 pada Siklus I dan 0,15 pada Siklus II. Hasil observasi menunjukkan bahwa pada Siklus I siswa masih beradaptasi dengan pembelajaran yang menuntut keterlibatan aktif, sedangkan pada Siklus II partisipasi dan kemampuan menghubungkan representasi fungsi dengan masalah kontekstual lebih baik setelah dilakukan penguatan konsep, scaffolding, dan pengelolaan aktivitas yang lebih terarah. Karena cakupan submateri dan instrumen tes berbeda antartahap, hasil ini ditafsirkan sebagai peningkatan deskriptif dalam konteks PTK dan tidak diatribusikan semata-mata pada GeoGebra atau satu komponen tindakan