Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FORENSIC AUDIT AS AN INSTRUMENT TO DISCLOSE CORRUPTION: A CASE STUDY OF THE SEI WAMPU BRIDGE PROJECT Aris Setiono; Andreanov; Salman Farizi; Abdizil Ikhram Lubis; Lasson Padang; Akhiril Akbar Hasibuan; Rahima Br Purba
International Journal of Management, Economic and Accounting Vol. 3 No. 3 (2025): June 2025
Publisher : Yayasan Multidimensi Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corruption in government-managed infrastructure projects remains a major problem in state financial management. This study aims to examine the function of forensic audits as an investigative tool in identifying corrupt practices, focusing on the Sei Wampu Bridge Project in Langkat Regency, North Sumatra. The methodology used is a descriptive qualitative approach based on document analysis from court decision Number 124/ Pid . Sus-TPK/2023/PN. Mdn . The research findings indicate that forensic audits have a significant role in exposing various forms of corruption, including the appointment of non-existent contractors, fraudulent contract documents, unauthorized payments, and the diversion of project funds to unauthorized parties. Forensic audits also provide solid and measurable evidence in legal proceedings, including account statements, contract documents, and reports on the physical progress of the project. This study confirms that forensic audits not only function as a tool for detection, but also as a crucial instrument in increasing accountability and transparency in public budget management.
Pengaruh Orientasi Etika dan Budaya Etis Organisasi terhadap Komitmen Profesional di Mediasi Sensitivitas Etika Auditor Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Utara Andreanov; Maisyarah, Renny
Action Research Literate Vol. 10 No. 4 (2026): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v10i4.3089

Abstract

Tujuan penelitian ini mengkaji pengaruh orientasi etika dan budaya etika organisasi terhadap komitmen profesional, dengan sensitivitas etika sebagai variabel mediasi di antara auditor Perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan menggunakan data survei yang dikumpulkan dari 60 auditor BPKP, yang dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi etika dan budaya etiis organisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap sensitivitas etika. Orientasi etika memiliki pengaruh signifikan terhadap komitmen professional. Budaya etis organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap komitmen professional. Sensitivitas etika berpengaruh signifikan terhadap komitmen professional. Lebih lanjut, sensitivitas etika memediasi pengaruh antara orientasi etika terhadap komitmen profesional. Sensitivitas etika tidak memediasi pengaruh antara budaya etis organisasi terhadap komitmen profesional. Temuan ini menunjukkan bahwa auditor dengan orientasi etika yang kuat, didukung oleh lingkungan organisasi yang etis, cenderung menunjukkan sensitivitas etika yang lebih tinggi, yang pada gilirannya meningkatkan komitmen profesional mereka. Studi ini berkontribusi pada literatur dengan memberikan bukti empiris dari konteks audit sektor publik di Indonesia dan menawarkan implikasi praktis untuk memperkuat kebijakan etika, pelatihan, dan budaya organisasi guna meningkatkan profesionalisme dan komitmen auditor.