Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Penerapan Konsep Arsitektur Hijau pada Museum 10 November Pangesti, Jullinar Dwi; Prasetiyo U, Heru
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.920

Abstract

Arsitektur hijau merupakan arsitektur yang berusaha untuk meminimalkan dampak negatif lingkungan bangunan  dengan efisiensi dan moderasi dalam penggunaan bahan, energi, dan ruang pengembangan dan ekosistem secara luas.  Arsitektur hijau menggunakan pendekatan sadar untuk konservasi energi dan ekologis dalam desain lingkungan  binaan atau teori, sains dan gaya bangunan yang dirancang dan dibangun sesuai dengan prinsip-prinsip ramah  lingkungan serta bangunan yang didirikan memiliki kriteria yang mendukung alam sekitar. Penerapan arsitektur hijau juga telah banyak digunakan dalam perancangan museum baik didunia maupun di  Indonesia. Museum 10 november merupakan bentuk kenangan atas keberanian arek-arek Suroboyo pada pertempuran  heroik tanggal 10 Nopember 1945. Museum yang diresmikan pada tahun 2000 dan berlokasi di dalam kompleks Tugu  Pahlawan ini telah terkenal sebagai salah satu tujuan wisata kota Surabaya. museum ini juga memiliki fungsi seperti  museum pada umumnya yaitu fungsi edukasi dan fungsi rekreasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  serta mengkaji ciri-ciri konsep arsitektur hijau serta penerpannya pada museum 10 November. Metode penelitian yang  digunakan dalam menganalisa objek studi kasus yaitu metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penulisan ini yaitu  tentang bagaimana penerapan aspek pendekatan Arsitektur Hijau yang ada pada Museum 10 November.