Arsitektur hijau merupakan arsitektur yang berusaha untuk meminimalkan dampak negatif lingkungan bangunan dengan efisiensi dan moderasi dalam penggunaan bahan, energi, dan ruang pengembangan dan ekosistem secara luas. Arsitektur hijau menggunakan pendekatan sadar untuk konservasi energi dan ekologis dalam desain lingkungan binaan atau teori, sains dan gaya bangunan yang dirancang dan dibangun sesuai dengan prinsip-prinsip ramah lingkungan serta bangunan yang didirikan memiliki kriteria yang mendukung alam sekitar. Penerapan arsitektur hijau juga telah banyak digunakan dalam perancangan museum baik didunia maupun di Indonesia. Museum 10 november merupakan bentuk kenangan atas keberanian arek-arek Suroboyo pada pertempuran heroik tanggal 10 Nopember 1945. Museum yang diresmikan pada tahun 2000 dan berlokasi di dalam kompleks Tugu Pahlawan ini telah terkenal sebagai salah satu tujuan wisata kota Surabaya. museum ini juga memiliki fungsi seperti museum pada umumnya yaitu fungsi edukasi dan fungsi rekreasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta mengkaji ciri-ciri konsep arsitektur hijau serta penerpannya pada museum 10 November. Metode penelitian yang digunakan dalam menganalisa objek studi kasus yaitu metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penulisan ini yaitu tentang bagaimana penerapan aspek pendekatan Arsitektur Hijau yang ada pada Museum 10 November.
Copyrights © 2025