Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Strategis Kurikulum PAUD dalam Kesiapan Sekolah Anak Kamelia Olga Litna; Yohana Yuniati; Gokma N. Tampubolon
PrimEarly : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Pendidikan, Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/primearly.v8i1.3976

Abstract

This study aims to examine the role of the early childhood education curriculum in supporting children's school readiness. The method used in this research is a literature review. The author collected various documents and research articles related to early childhood education curriculum and school readiness. School readiness is a key foundation for children's success in formal education. The Early Childhood Education curriculum plays an important role in supporting children's school readiness. The main approach in early childhood education curriculum is play-based and child-centered learning. A well-designed early childhood education curriculum not only focuses on academic aspects but also develops social, emotional, physical, and cognitive skills holistically. A play-based and child-centered curriculum significantly contributes to children's readiness for primary school.
Studi Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Pada Anak Usia Dini (AUD) Di Desa Tunua Kec.Mollo Utara Kab. Timor Tengah Selatan Kamelia Olga Litna; Dian Sunbanu; Sartika Kale; Angelikus N. Koten; Theodorina N. Seran
Early Childhood Education Development and Studies (ECEDS) Vol 5 No 2 (2024): November
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/eceds.v5i2.19202

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga lazim terjadi di masyarakat. Korban KDRT tidak hanya pada orang dewasa, akan tetapi juga terjadi pada anak-anak. Seorang anak berusia 2 tahun menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga seperti kekerasan fisik, psikis dan penelantaran yang disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Tujuan peneliti ini untuk mengetahui bagaimana bentuk-bentuk kekerasan dalam rumah tangga pada anak dan faktor-faktor penyebab terjadi kekerasan dalam rumah tangga pada anak. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Tempat /Lokasi penelitian di Desa Tunua, Kec. Mollo Utara, Kab. Timor Tengah Selatan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari pengumpulan data, redukasi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk-bentuk kekerasan dalam rumah tangga berupa kekerasan fisik (diikat, dikurung, disekap dan dipukul), psikis (diancam dan dipanggil dengan nama binatang anjing dan babi) dan penelantaran serta faktor-faktor penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga yaitu faktor internal (individu kecenderungan agresif) dan faktor eksternal (ekonomi, sosial dan orangtua).
PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP PENTINGNYA LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI DESA NUAJA KECAMATAN ENDE KABUPATEN ENDE Bergita Santika Sedho; Kamelia Olga Litna; Sartika Kale; Gokma Nafita Tampubolon4
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.53239

Abstract

  This study aims to examine parents’ perceptions of the importance of Early Childhood Education (PAUD) institutions in Nuaja Village, Ende Subdistrict, Ende Regency. The background of this study is the low level of parental participation in early childhood education, which has led to the closure of PAUD institutions in the village due to a steadily declining number of students. This study employs a qualitative method with a descriptive approach. The research subjects were parents of children aged 4–6 years, including those who had enrolled their children in PAUD institutions and those who had not. Data collection was conducted through semi-structured interviews. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive analysis model, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results indicate that the majority of parents hold positive perceptions regarding the importance of PAUD institutions. Parents recognize that PAUD plays a crucial role in supporting children’s cognitive, social, emotional, language, and motor development, as well as in preparing them for elementary school. However, there are still some parents who have limited understanding of PAUD due to low educational levels, economic conditions, lack of socialization, distance, and the influence of the surrounding environment. Therefore, stronger collaboration between the government, educators, and the community is needed to increase parental awareness and participation in early childhood education services in Nuaja Village. Keywords: parental perceptions, early childhood education, PAUD ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi orang tua terhadap pentingnya lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Nuaja, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya partisipasi orang tua dalam pendidikan anak usia dini yang menyebabkan lembaga PAUD di desa tersebut mengalami penutupan akibat jumlah peserta didik yang terus menurun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah orang tua yang memiliki anak usia 4–6 tahun, baik yang pernah maupun yang belum menyekolahkan anak di lembaga PAUD. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memiliki persepsi positif terhadap pentingnya lembaga PAUD. Orang tua memahami bahwa PAUD berperan penting dalam mendukung perkembangan kognitif, sosial, emosional, bahasa, dan motorik anak, serta membantu kesiapan anak memasuki sekolah dasar. Namun, masih terdapat sebagian orang tua yang memiliki pemahaman terbatas tentang PAUD akibat rendahnya tingkat pendidikan, kondisi ekonomi, kurangnya sosialisasi, faktor jarak, serta pengaruh lingkungan sekitar. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang lebih kuat antara pemerintah, pendidik, dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran serta partisipasi orang tua terhadap layanan pendidikan anak usia dini di Desa Nuaja. Kata Kunci: persepsi orang tua, pendidikan anak usia dini, PAUD
Peran Guru Dalam Implementasi Pembiasaan Disiplin Anak Usia Dini Di TK Tawa gere Rerek Kesen, Maria; Kamelia Olga Litna; Ronald Dwi Ardian Fufu; Theodorina Novyani Seran
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.56395

Abstract

This study aimed to determine the role of teachers in the implementation of discipline habituation among early childhood learners at TK Tawa Gere. This research employed a descriptive qualitative approach involving two teachers as research subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which consists of data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings revealed that teachers had carried out their roles in implementing discipline habituation through four main roles: role models, guides, implementers, and facilitators. As role models, teachers demonstrated disciplined behavior that could be imitated by children in their daily activities. As guides, teachers provided direction, reminders, and assistance to help children understand and follow established rules. As implementers, teachers consistently carried out various discipline habituation activities through daily school routines. As facilitators, teachers provided a well-organized, safe, and comfortable learning environment supported by learning facilities, classroom rules, and activity schedules that helped children develop disciplined behavior. Therefore, the implementation of discipline habituation for early childhood learners at TK Tawa Gere has been carried out effectively through the active involvement of teachers in both learning activities and daily routines at school.