Artikel ini bertujuan untuk secara sistematis mengeksplorasi dampak transformatif Kecerdasan Buatan (AI) pada Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) di era digital, secara khusus mengidentifikasi peluang utama, menganalisis tantangan signifikan, dan membahas implikasinya bagi masa depan dunia kerja. AI, sebagai kekuatan revolusioner, menghadirkan potensi besar untuk efisiensi dan inovasi, namun juga menimbulkan kompleksitas etika dan operasional yang mendalam. Dengan menggunakan pendekatan tinjauan literatur sistematis (meta-sintesis), studi ini mensintesis temuan dari artikel-artikel ilmiah yang ditinjau sejawat, baik nasional maupun internasional, yang diterbitkan antara tahun 2015 dan 2025. Tinjauan ini mengungkapkan bahwa AI secara signifikan meningkatkan efisiensi dan otomatisasi dalam proses SDM, memperbaiki pengambilan keputusan berbasis data, memungkinkan pengalaman karyawan yang dipersonalisasi, mempromosikan keragaman dan inklusi, serta meningkatkan produktivitas dan inovasi organisasi secara keseluruhan. Namun, tantangan utama meliputi bias algoritmik (misalnya, bias "mirip-saya" dan "stereotip"), masalah privasi dan keamanan data yang kritis, potensi penggantian pekerjaan, serta isu-isu terkait transparansi, akuntabilitas, dan keharusan pengawasan manusia. Studi ini berkontribusi pada literatur yang ada dengan memberikan pemahaman komprehensif dan terintegrasi tentang adopsi AI dalam MSDM sebagai proses yang kompleks dan multidimensional. Hal ini menekankan kebutuhan kritis akan kerangka kerja etika, desain yang berpusat pada manusia, dan adaptasi berkelanjutan untuk memastikan AI melengkapi upaya manusia dan mendorong masa depan dunia kerja yang berkelanjutan.