Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Cedera Sprain Ankle pada Cabang Olahraga Wushu Terhadap Kinerja dan Kualitas Hidup Atlet Berdasarkan Kajian Literatur Simatupang, Nurhayati; Gaol, Yosepin Emeliani Lumban; Abelia, Dwi; Rajagukguk, Bryan Gracio; Maduwu, Sadarman
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i1.6209

Abstract

Cedera sprain ankle merupakan salah satu jenis cedera yang sering terjadi dalam cabang olahraga wushu akibat gerakan eksplosif seperti tendangan dan pendaratan yang tidak sempurna. Cedera ini dapat berdampak signifikan terhadap kinerja dan kualitas hidup atlet, baik dari segi fisik, psikologis, maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak cedera sprain ankle terhadap atlet wushu berdasarkan kajian literatur. Metode yang digunakan adalah literature review dengan meninjau berbagai sumber relevan terkait cedera pergelangan kaki dalam olahraga wushu. Hasil kajian menunjukkan bahwa sprain ankle dapat menyebabkan ketidakstabilan sendi, gangguan propriosepsi, serta penurunan performa atlet. Selain itu, cedera ini juga berpotensi menimbulkan dampak psikologis seperti kecemasan, stres, hingga depresi akibat keterbatasan dalam berlatih dan bertanding. Untuk mengurangi risiko cedera, diperlukan strategi pencegahan melalui pemanasan yang tepat, penggunaan perlindungan pergelangan kaki, serta latihan keseimbangan dan propriosepsi. Selain itu, program rehabilitasi yang sistematis sangat penting dalam mempercepat pemulihan dan mencegah cedera berulang. Dengan pendekatan yang tepat, atlet wushu dapat kembali mencapai performa optimal dan meningkatkan kualitas hidup mereka setelah mengalami cedera.
Analisis Cedera Sprain Ankle pada Cabang Olahraga Wushu Terhadap Kinerja dan Kualitas Hidup Atlet Berdasarkan Kajian Literatur Simatupang, Nurhayati; Gaol, Yosepin Emeliani Lumban; Abelia, Dwi; Rajagukguk, Bryan Gracio; Maduwu, Sadarman
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i1.6209

Abstract

Cedera sprain ankle merupakan salah satu jenis cedera yang sering terjadi dalam cabang olahraga wushu akibat gerakan eksplosif seperti tendangan dan pendaratan yang tidak sempurna. Cedera ini dapat berdampak signifikan terhadap kinerja dan kualitas hidup atlet, baik dari segi fisik, psikologis, maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak cedera sprain ankle terhadap atlet wushu berdasarkan kajian literatur. Metode yang digunakan adalah literature review dengan meninjau berbagai sumber relevan terkait cedera pergelangan kaki dalam olahraga wushu. Hasil kajian menunjukkan bahwa sprain ankle dapat menyebabkan ketidakstabilan sendi, gangguan propriosepsi, serta penurunan performa atlet. Selain itu, cedera ini juga berpotensi menimbulkan dampak psikologis seperti kecemasan, stres, hingga depresi akibat keterbatasan dalam berlatih dan bertanding. Untuk mengurangi risiko cedera, diperlukan strategi pencegahan melalui pemanasan yang tepat, penggunaan perlindungan pergelangan kaki, serta latihan keseimbangan dan propriosepsi. Selain itu, program rehabilitasi yang sistematis sangat penting dalam mempercepat pemulihan dan mencegah cedera berulang. Dengan pendekatan yang tepat, atlet wushu dapat kembali mencapai performa optimal dan meningkatkan kualitas hidup mereka setelah mengalami cedera.
Peningkatan Kebugaran Fisik Ibu PKK Desa Kutomulyo Melalui Senam Aerobik Sehat oleh Mahasiswa KKN UNIMED 2025 Zainal, Andri; Samosir, Adelina Mutiara; Gaol, Yosepin Emeliani Lumban; Gracela, Angelia; Tarigan, Frinanta
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7541

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran fisik ibu-ibu anggota PKK di Desa Kutomulyo melalui program senam aerobik yang dipandu oleh mahasiswa KKN UNIMED 2025. Minimnya aktivitas fisik pada perempuan pedesaan berpotensi meningkatkan risiko penyakit kronis, sehingga diperlukan intervensi olahraga yang terstruktur dan terarah. Program dilaksanakan selama 30 hari dengan delapan sesi latihan dan melibatkan 30 peserta berusia 30–55 tahun yang telah melalui seleksi kesehatan dasar. Kegiatan meliputi pemanasan, inti senam aerobik yang dipadukan dengan unsur musik budaya lokal, serta sesi pendinginan. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kehadiran yang tinggi (95%) dan peningkatan persepsi kebugaran, energi harian, serta rasa percaya diri, tanpa ditemukannya cedera. Program ini menjadi model pemberdayaan kesehatan yang sederhana, hemat biaya, dan mudah diterapkan pada wilayah dengan keterbatasan fasilitas olahraga. Selain itu, kegiatan turut memperkuat kompetensi mahasiswa dalam penerapan ilmu kesehatan masyarakat. Program ini berpotensi direplikasi untuk mendukung gaya hidup aktif dan sehat secara berkelanjutan di lingkungan pedesaan.