Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kemampuan Memahami Isi Bacaan Cerita Pendek Mata Pelajaran Bahasa Dengan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Kelas 2 Di Mis Tunas Cendikia Muslim (Taskim) Rahmatina, Amin
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v2i2.1090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas II di MIS Tunas Cendikia Muslim terhadap bacaan cerita pendek melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Latar belakang penelitian ini disebabkan oleh rendahnya kemampuan siswa dalam memahami bacaan, terutama dalam mengidentifikasi unsur cerita seperti tokoh, latar, dan pesan moral. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 22 siswa, dan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes formatif, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa, dengan ketuntasan belajar meningkat dari 53,33% pada siklus I menjadi 86,67% pada siklus II. Penerapan model CIRC mendorong siswa untuk lebih aktif dalam membaca bersama, berdiskusi, serta mengemukakan pendapat, yang meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemahaman bacaan. Strategi perbaikan pada siklus II, seperti penggunaan media visual dan tutor sebaya, terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Model CIRC dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif.
Peningkatan Keterampilan Memecahkan Masalah Anak Usia 5–6 tahun Melalui Metode Bermain Puzzle Di RA Baiti Jannati Rahmatina, Amin
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah anak usia 5–6 tahun melalui metode bermain puzzle di RA Baiti Jannati, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemecahan masalah anak yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang kurang variatif dan tidak menyentuh aspek kognitif secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara, serta dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media puzzle secara sistematis dan berulang dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengenali, menganalisis, dan menyelesaikan permasalahan secara mandiri. Pada siklus I, hanya 4 anak yang mampu menyusun puzzle secara utuh, sementara pada siklus II meningkat menjadi 11 anak. Anak-anak menjadi lebih aktif, berpikir kritis, dan kreatif dalam menyelesaikan tantangan yang diberikan. Temuan ini menunjukkan bahwa metode bermain puzzle efektif dalam menstimulasi kemampuan berpikir analitis dan sistematis anak usia dini. Dengan demikian, puzzle dapat dijadikan alternatif media pembelajaran yang menyenangkan dan edukatif dalam mengembangkan aspek kognitif khususnya keterampilan pemecahan masalah anak.