Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS VI SDN POLOKARTO 1 BERDASARKAN KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK Najaah, Lathifah Safiinatun; Muthmainnah, Annisa; Amelia, Febrisha Arya; Hardiana, Nina; Rahmani, Putri Miftakhul; Safitri
Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang) Vol. 11 Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59344/jarlitbang.vi.272

Abstract

This study aims to evaluate the Grade VI Bahasa Indonesia teaching module at SDN Polokarto 01 within the framework of the Merdeka Curriculum, focusing on its alignment with pedagogical principles such as differentiated learning, culturally responsive teaching (CRT), and Understanding by Design (UbD). A library research method was employed to analyze the module’s structure, content, and assessment instruments. The findings reveal that the module meets basic systematic requirements, including learning objectives, essential materials, and interactive activities aligned with students’ cognitive development. However, three critical weaknesses were identified: (1) the absence of diagnostic assessments to map individual student needs, contradicting the principles of differentiated learning; (2) questions and contextual materials lacking relevance to students’ local environment, neglecting CRT’s emphasis on cultural connections; and (3) misalignment of summative assessments with learning objectives, particularly in developing creative writing skills, which deviates from UbD’s backward design principles. The study recommends integrating diagnostic assessments, contextualizing materials using local examples (e.g., incorporating the case of Alas Karet Polokarto), and aligning assessments with learning objectives through holistic rubrics.
Model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) dalam Pembelajaran Fisika Nuryana, Herti; Proborini, Anisa Safera; Najaah, Lathifah Safiinatun; Hetiningsih, Meyke; Arfian, Fardani
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.907 KB)

Abstract

Indonesia telah mengalami banyak perubahan kurikulum sebanyak sebelas kali terhitung dari kurikulum 1947 sampai dengan sekarang kurikulum 2013. Namun pada kenyataannya kurikulum 2013 juga banyak mengalami permasalahan sehingga ada sekolah yang kembali pada kurikulum sebelumnya, yaitu KTSP. Akan tetapi permasalah lain juga terdapat pada cara guru dalam menggunakan model pembelajaran. Model pembelajaran yang konvensional menyebabkan siswa tidak termotivasi dan malas belajar. Untuk itu diperlukan model pembelajaran baru yaitu ARCS. Sintaks pada model ARCS memadukan antara keaktifan siswa dengan pendekatan ilmiah dan penyampaian materi yang menarik serta mudah dipahami. Alur pembelajaran memerlukan pengeplotan waktu dengan kegiatan yang tepat agar kekurangan model ARCS dapat tertutupi oleh kelebihan ARCS. Alur pembelajaran ARCS akan membuat kegiatan pembelajaran terarah dan tersusun dengan teratur serta menarik untuk siswa. Dari penelitian yang telah dilakukan hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung adalah 1,87 dan ttabel yang diperoleh adalah 1,66 sehingga H0ditolak dan hal ini membuktikan adanya pengaruh yang signifikan pada hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran ARCS. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model ARCS dapat meningkatkan hasil belajar dan meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan. Dalam konteks pembelajaran dibutuhkan dukungan motivasi dalam setiap waktu untuk dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dukungan ini dapat diwujudkan dengan desain instruksional. Melalui penggunakan model ARCS dalam pembelajaran Fisika menjadikan siswa mampu memahami keterkaitan konsep satu dengan yang lain sehingga hasil belajar siswa memiliki perubahan yang positif. Selain itu dapat juga menumbuhkan rasa percaya diri siswa dan siswa menjadi tahu kemampuan mereka.