Wanma, Alvany Theresia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Keuangan Untuk Kelayakan Investasi Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo pada PT. Bank Sulselbar Cabang Sengkang Menggunakan RGEC dan Rasio Keuangan Wanma, Alvany Theresia; Fadhillah, Prayudhi; Haris, Devi O.P
ACE: Accounting Research Journal Vol 5 No 1 (2025): June
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Investasi penyertaan modal merupakan salah satu strategi yang penting bagi pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan sektor keuangan. Jurnal ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan investasi Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo pada PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulselbar sebesar Rp 25.000.000.000 dalam jangka waktu 5 tahun, mulai dari 2025 hingga 2029. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Diawali dengan melakukan analisa RGEC (Risk, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital) untuk menilai kesehatan perusahaan, lalu melihat nilai sekarang dan perkiraan dampak pengembalian investasi menggunakan rasio keuangan profitabilitas yaitu Present Value (PV), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period, dan Return on Investment (ROI), kedua pendekatan ini dipakai untuk mengevaluasi kelayakan investasi. Hasil analisis menunjukkan investasi memiliki prospek yang positif dan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah, serta meningkatkan kinerja PT. Bank Pembangunan Daerah Sulselbar cabang Sengkang- Provinsi Sulawesi Selatan. Kata Kunci: Investasi Penyertaan Modal, Bank Pembangunan Daerah, RGEC, Rasio Keuangan Abstract Capital participation investment is one of the key strategies for local governments to encourage economic growth and financial sector development. This journal aims to analyze the feasibility of the Wajo Regency Regional Government's investment in PT. The Regional Development Bank (BPD) of South Sulawesi received an allocation of IDR 25,000,000,000 for a period of 5 years, spanning from 2025 to 2029. The research method used is quantitative. Starting with conducting an RGEC (Risk, Good Corporate Governance, Earnings, and Capital) analysis to assess the company's health, then looking at the current value and estimated impact of investment returns using the financial profitability ratio, namely Present Value (PV), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period, and Return on Investment (ROI), these two approaches are used to evaluate the feasibility of investment. The results of the analysis show that investment has positive prospects and can make a significant contribution to the regional economy, as well as improve the performance of PT. South Sulawesi Regional Development Bank Branch - South Sulawesi Province. Keywords: Capital Participation Investment, Regional Development Bank, RGEC, Financial Ratio
Analisa Keuangan Kelayakan Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu Bangsalae di Kabupaten Wajo Wanma, Alvany Theresia; Fadhillah, Prayudhi
ACE: Accounting Research Journal Vol 5 No 2 (2025): December
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The Bangsalae area in Siwa Village, Pitumpanua District, Wajo Regency, is a coastal area that has high economic, social, and ecological potential to be developed as a marine tourism destination. Previously, this area functioned as a Fisheries Port (PPI) based on the Decree of the Minister of Maritime Affairs and Fisheries Number 120 of 2021. However, the decline in fishery activities has prompted the Wajo Regency Government to transform the area's function into the Bangsalae Integrated Tourism Area, as outlined in the Regent of Wajo's Decree Number 562/U/2025, as part of a regional strategic project. This research aims to assess the feasibility of the project from a financial point of view in the development of the area. The study was conducted through the analysis of primary and secondary data, including interviews, field surveys, and regional and national policy reviews. The total investment is IDR 17,000,000,000.00 with an estimated 8-year actual term and a discount rate of 8%. Financial analysis is carried out by making cash flow projections and then calculating using the project feasibility analysis tool, where, financially, this project is considered feasible with a Net Present Value (NPV) of IDR 8.4 billion, Internal Rate of Return (IRR) of 20%, Benefit-Cost Ratio of 1.49, and Payback Period of 4 years, ROI of 26%. Keywords: Feasibility Study, Investment, Financial Analysis ABSTRAK Kawasan Bangsalae di Kelurahan Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, merupakan wilayah pesisir yang memiliki potensi ekonomi, sosial, dan ekologi tinggi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari. Sebelumnya, kawasan ini berfungsi sebagai Pelabuhan Perikanan (PPI) berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 120 Tahun 2021. Namun, menurunnya aktivitas perikanan mendorong Pemerintah Kabupaten Wajo untuk melakukan transformasi fungsi kawasan menjadi Kawasan Wisata Terpadu Bangsalae melalui SK Bupati Wajo Nomor 562/U/2025 sebagai bagian dari proyek strategis daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan proyek dari segi keuangan dalam pengembangan kawasan tersebut. Kajian dilakukan melalui analisis data primer dan sekunder, baik wawancara, survei lapangan, dan telaah kebijakan daerah serta nasional. Total investasi sebesar Rp 17,000,000,000.00 dengan estimasi jangka aktu 8 tahun dan discount rate 8%. Analisa keuangan dilakukan dengan membuat proyeksi cash flow lalu dihitung dengan alat Analisa kelayakan proyek dimana secara finansial, proyek ini dinilai layak dengan Net Present Value (NPV) sebesar Rp 8,4 miliar, Internal Rate of Return (IRR) 20%, Benefit-Cost Ratio 1,49, dan Payback Period 4 tahun, ROI 26 %. Kata kunci: Studi Kelayakan, Investasi, Analisa Keuangan