Robi Armilus
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERAN SEKAWAN FOUNDATION DALAM PROGRAM KESEHATAN RUMAH SINGGAH UNTUK PASIEN DHUAFA DI KOTA PEKANBARU Novlian Ade Nurlela; Muhammad Ihsan; Robi Armilus
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan peran strategis Sekawan Foundation dalam menjalankan program kesehatan berupa Rumah Singgah bagi pasien dhuafa di Kota Pekanbaru, dengan berfokus pada strategi pengelolaan, bentuk-bentuk layanan, serta tantangan pelaksanaannya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa Sekawan Foundation berperan sebagai aktor non-pemerintah yang menjembatani kesenjangan akses layanan kesehatan melalui penyediaan akomodasi, pendampingan medis dan administratif, bantuan obat, fasilitas medis dasar (seperti oksigen dan kursi roda), serta dukungan ambulans. Pendirian rumah singgah dilatarbelakangi oleh tingginya biaya hunian dan kebutuhan pendampingan bagi pasien rujukan dari luar kota yang menghadapi kerentanan ekonomi dan ketiadaan jaringan sosial. Meskipun program ini terbukti berdampak signifikan dalam mengurangi beban biaya dan kecemasan pasien, kendala operasional seperti keterbatasan dana, minimnya tenaga relawan terlatih, dan kurangnya sinergi kelembagaan masih menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kolaborasi antar-lembaga dan pengembangan model operasional yang berkelanjutan untuk meningkatkan inklusivitas layanan rumah singgah.
SOLIDARITAS SOSIAL ANTAR SOPIR PERUSAHAAN EKSPEDISI TIGA SAUDARA DI JALAN LINTAS TIMUR KOTA PEKANBARU Dhea Anastasya Putri Faye; Robi Armilus; Syamsul Bahri
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis solidaritas sosial antar sopir perusahaan ekspedisi Tiga Saudara dalam kehidupan sehari-hari dan aktivitas kerja mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami pengalaman hidup para sopir dalam membangun solidaritas sosial. Penelitian dilaksanakan di Kedai D&D yang berlokasi di Jalan Lintas Timur Pasir Putih, Kota Pekanbaru, yang menjadi ruang sosial utama bagi para sopir dalam berinteraksi, baik secara langsung maupun melalui media digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solidaritas sosial terbentuk sebagai respons terhadap kerentanan profesi sopir dan ketiadaan jaminan sosial formal. Solidaritas berfungsi sebagai sistem dukungan sosial alternatif yang didasarkan pada kesadaran senasib sepenanggungan, saling membutuhkan, dan ikatan emosional yang kuat. Solidaritas ini termanifestasi dalam berbagai bentuk, seperti bantuan darurat di jalan, bantuan finansial, berbagi informasi, koordinasi melalui teknologi komunikasi, serta kegiatan sosial bersama. Solidaritas antar sopir dapat dipahami melalui teori solidaritas mekanik dan organik Emile Durkheim yang bekerja secara saling melengkapi.
STRATEGI BERTAHAN HIDUP PENARIK BECAK MOTOR DI KAWASAN PASAR BUNDA SRO MESRING DI KECAMATAN DUMAI KOTA Mita Apriliani; Robi Armilus
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Strategi Bertahan Hidup Penarik Becak Motor di Kawasan Pasar Bunda Sri Mesring. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi penarik becak motor, bentuk strategi bertahan hidup yang mereka lakukan, serta faktor- faktor yang memengaruhi keberlanjutan pekerjaan tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap penarik becak motor yang beroperasi di sekitar kawasan Pasar Bunda Sri Mesring. Informan dipilih secara purposive berdasarkan kriteria pengalaman bekerja, intensitas menarik penumpang, dan ketergantungan terhadap pekerjaan becak motor sebagai sumber penghasilan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan penarik becak motor cenderung tidak menentu dan sangat bergantung pada kondisi pasar, cuaca, serta jumlah penumpang. Untuk mempertahankan hidup, para penarik becak menerapkan berbagai strategi, antara lain memperpanjang jam kerja, mencari pekerjaan sampingan, memanfaatkan jaringan sosial dengan sesama penarik becak dan pedagang pasar, serta melakukan penghematan pengeluaran rumah tangga. Selain itu, beberapa penarik becak mengembangkan strategi pelayanan seperti bersikap ramah kepada pelanggan tetap dan memberikan tarif yang fleksibel. Faktor utama yang memengaruhi strategi bertahan hidup adalah rendahnya tingkat pendidikan, keterbatasan modal, serta minimnya alternatif pekerjaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penarik becak motor merupakan kelompok pekerja sektor informal yang rentan secara ekonomi sehingga membutuhkan perhatian dari pemerintah melalui program pemberdayaan dan perlindungan sosial.
PERUBAHAN TRADISI BATOBO PADA KEGIATAN PERTANIAN SAWAH PADI DI DESA TEBING TINGGI KECAMATAN BENAI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Irni Puspita Sari; Robi Armilus
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi Batobo merupakan sistem gotong royong masyarakat Melayu Kuantan dalam kegiatan pertanian sawah padi yang dilakukan secara berkelompok dan bergiliran. Tradisi ini tidak hanya berfungsi untuk meringankan pekerjaan pertanian, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan tradisi Batobo serta menganalisis perubahan yang terjadi dalam pelaksanaannya di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling yang terdiri dari petani dan masyarakat yang memahami tradisi Batobo. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Batobo dilaksanakan secara bergiliran mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan tanaman, hingga panen padi. Tradisi ini mengandung nilai gotong royong, kebersamaan, solidaritas sosial, dan kekeluargaan. Namun, pelaksanaannya mengalami perubahan akibat penggunaan teknologi pertanian modern, berkembangnya sistem kerja upahan, perubahan pola pikir masyarakat, dan menurunnya keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian. Perubahan tersebut menyebabkan berkurangnya intensitas interaksi sosial dan praktik gotong royong masyarakat, meskipun nilai-nilai Batobo masih dipandang penting sebagai bagian dari budaya lokal.
STRATEGI BERTAHAN HIDUP IBU TUNGGAL DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN EKONOMI KELUARGA DI DESA BATU AMPAR KECAMATAN KEMUNING KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Melda Agustin; Robi Armilus
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu tunggal merupakan kelompok perempuan yang menghadapi tanggung jawab ganda sebagai pencari nafkah sekaligus pengasuh anak dalam keluarga. Kondisi tersebut mendorong ibu tunggal untuk mengembangkan berbagai strategi bertahan hidup guna memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi bertahan hidup ibu tunggal serta kendala yang dihadapi dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini menggunakan teori strategi bertahan hidup Edi Suharto yang meliputi strategi aktif, strategi pasif, dan strategi jaringan, serta didukung oleh teori modal sosial Robert D. Putnam yang menekankan jaringan sosial, kepercayaan, dan norma sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan enam orang informan yang dipilih menggunakan teknik sensus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu tunggal menerapkan strategi aktif melalui pekerjaan utama dan pekerjaan tambahan, strategi pasif dengan mengurangi pengeluaran rumah tangga serta memprioritaskan kebutuhan pokok, dan strategi jaringan dengan memanfaatkan bantuan keluarga, tetangga, serta program bantuan pemerintah. Penelitian ini juga menemukan bahwa modal sosial berperan penting dalam mendukung keberlangsungan hidup ibu tunggal melalui hubungan sosial yang dilandasi kepercayaan dan norma saling membantu. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan ekonomi, beban peran ganda, rendahnya tingkat pendidikan, dan faktor usia.