Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Repurchase Intention of Dried Fruit Chips: An Application of the Extended Theory Of Planned Behaviour Toruan, Juli Winando Lumban; Suharno, Suharno; Yusalina, Yusalina
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 9, No 2 (2025): June 2025
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v9i2.25166

Abstract

Perkembangan industri pangan di Indonesia, khususnya keripik buah kering Kota Batu, menunjukkan potensi yang besar dalam memenuhi permintaan konsumen. Harga, merek, rasa, dan kesehatan merupakan beberapa variabel yang akan dimasukkan ke dalam minat beli ulang keripik buah kering dalam rangka pengujian Extended Theory of Planned Behavior (E-TPB). Sebanyak 183 orang mengikuti survei berani yang menggunakan analisis SEM-PLS SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat beli ulang tidak dipengaruhi secara signifikan oleh semua variabel yang dihipotesiskan. Variabel yang diteliti adalah norma subjektif, persepsi kendali perilaku, dan sikap terhadap perilaku, serta merek dan persepsi kesehatan, terbukti berpengaruh signifikan. Namun rasa dan harga tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perluasan TPB dapat memberikan wawasan baru dalam memahami perilaku konsumen, yang dapat membantu pelaku industri menyusun strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan penjualan keripik buah kering khas Kota Batu.
PELATIHAN PEMBUATAN DAN PEMASARAN PRODUK OLAHAN ROSELA DI DESA TONJONG, KECAMATAN TAJURHALANG Toruan, Juli Winando Lumban; Humaira, Linar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56808

Abstract

Tanaman Rosela (Hibiscus sabdariffa) memiliki potensi sebagai bahan pangan fungsional dan komoditas bernilai ekonomi tinggi, namun pemanfaatannya di tingkat masyarakat desa masih belum optimal. Di Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, Rosela umumnya hanya dimanfaatkan secara sederhana sebagai tanaman hias atau dikeringkan menjadi teh seduh tanpa pengolahan lebih lanjut dan tanpa strategi pemasaran yang memadai. Kondisi tersebut menyebabkan nilai tambah ekonomi dari tanaman Rosela belum dapat dimaksimalkan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah rosela menjadi produk bernilai tambah serta memperkuat pemahaman mengenai strategi pemasaran produk. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan pendekatan partisipatif melalui ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan produk olahan rosela. Kegiatan dilaksanakan pada 6 & 7 Maret 2026 di Desa Tonjong dengan melibatkan 22 peserta yang terdiri dari masyarakat dan anggota Karang Taruna. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata pre-test dari 49,5% menjadi 81,2% pada post-test. Selain itu, peserta juga memperoleh keterampilan dalam mengolah Rosela menjadi produk seperti teh dan sirup rosela serta memahami strategi pemasaran sederhana melalui kemasan dan promosi digital. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan terintegrasi antara produksi dan pemasaran efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat serta berpotensi mendorong pengembangan usaha berbasis potensi lokal di Desa Tonjong.