Yuspita Widiyaningrum , Widdy
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PERUM PERHUTANI WILAYAH III DALAM MENGATASI PENYALAHGUNAAN LAHAN DI KAKI GUNUNG PATUHA KECAMATAN RANCABALI KABUPATEN BANDUNG Yuspita Widiyaningrum , Widdy; Alamsyah, Rizki
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 2 (2025): Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal JISIPOL Vol. 9 No. 2 (2025): MAY 2025
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis peran Perum Perhutani dalam mengatasi penyalahgunaan lahan di kaki Gunung Patuha, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Measih terdapat beberapa permasalahan yang menghambat efektivitas strategi yang diterapkan. Permasalahan utamanya adalah kurangnya perhatian terhadap edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lahan, serta dampak negatif dari konversi atau penyalahgunaan lahan. Belum adanya kebijakan regulasi yang jelas terkait penegakan hukum dan pengawasan terhadap aktivitas ilegal yang merusak lingkungan semakin memperburuk situasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik sampling "purposive sampling". Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Tinjauan pustaka menggunakan teori dari Jim Ife dan Frank Tesoriero yang menekankan pada peran fasilitator, peran edukasional, dan peran teknis dalam mengatasi penyalahgunaan alih fungsi lahan di kaki Gunung Patuha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Perhutani dalam mengatasi penyalahgunaan lahan di kaki Gunung Patuha sudah cukup baik, terutama dalam aspek fasilitator dan edukasional. Namun, terdapat kendala pada aspek teknis, yaitu belum adanya program khusus yang dirancang untuk menindaklanjuti penyalahgunaan lahan secara efektif. Hal ini menunjukkan perlunya perbaikan dalam kebijakan dan implementasi program-program teknis untuk memastikan kelestarian lingkungan di wilayah ini dan kawasan hutan lainnya di Kabupaten Bandung.
STRATEGI DINAS PERHUBUNGAN DALAM OPTIMALISASI RETRIBUSI PARKIR DI KECAMATAN BANJARAN KABUPATEN BANDUNG Yuspita Widiyaningrum , Widdy; Maulana, Arfian
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 3 (2025): Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal JISIPOL Vol. 9 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Dinas Perhubungan dalam upaya optimalisasi retribusi parkir di Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. Retribusi parkir merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan daerah, namun dalam pelaksanaannya seringkali menghadapi berbagai kendala, baik dari sisi regulasi, pengawasan, maupun kesadaran masyarakat. Penelitian ini menggunakan Teori Strategi Mulgan (dari Syfa Kamilia, 2022) dengan lima indikator Tujuan (purpose), Lingkungan (environments), Arah (directions), Tindakan (actions), Pembelajaran (learnings) dari Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriftif MenurutĀ  MoleongĀ  (2017:6) , dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi pada pihak-pihak terkait, termasuk pegawai Dinas Perhubungan, juru parkir, dan masyarakat pengguna jasa parkir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan Dinas Perhubungan meliputi peningkatan sistem pengelolaan parkir berbasis teknologi, pengawasan terhadap petugas parkir, serta sosialisasi mengenai pentingnya kontribusi retribusi parkir terhadap PAD. Namun demikian, masih ditemukan tantangan berupa kurangnya kepatuhan juru parkir dalam menyetorkan hasil retribusi secara penuh, keterbatasan sumber daya manusia dalam pengawasan, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam membayar retribusi parkir resmi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi optimalisasi retribusi parkir memerlukan sinergi antara penguatan regulasi, pemanfaatan teknologi, peningkatan pengawasan, serta partisipasi aktif masyarakat agar potensi retribusi parkir dapat dimaksimalkan untuk mendukung peningkatan PAD Kabupaten Bandung