Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan dan pelayanan Pemeriksaan GratisĀ  Penyakit Tidak Menular Di Desa Talang Bulang Azzahra, Nia; Amanda; Aulia, Fina; Mirna Putri, Amanda; Niarsi Hilendra, Evin; Octavia, Dhea; Ayu Setiani, Diah; Putri Prawita Sari, Dwi; Risanti, Arifah; Hidayati, Nur; Aldi, Jaka; Rosyadah, Ambrina; Alfiana, Helfy; Handayani, Ari; Viraningrum, Bella Puspa; Marsela, Dela; Sulistiyawati, Desna
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 1 (2025): JLIPM - APRIL
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas menjadi tantangan serius bagi masyarakat pedesaan akibat rendahnya kesadaran akan gaya hidup sehat dan keterbatasan akses pelayanan kesehatan. Sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Kader Bangsa melaksanakan kegiatan penyuluhan dan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis di Desa Talang Bulan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai PTM, mendorong perilaku hidup sehat, serta memberikan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan berupa koordinasi dengan pemerintah desa, survei kebutuhan masyarakat, penyusunan materi edukasi, dan penyediaan alat kesehatan. Pelaksanaan kegiatan mencakup penyuluhan interaktif, simulasi pola hidup sehat, serta pemeriksaan kesehatan seperti pengukuran tekanan darah, gula darah, indeks massa tubuh, dan konsultasi medis. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi dengan partisipasi sebanyak 65 orang, mayoritas perempuan. Penyuluhan berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat terkait risiko dan pencegahan PTM, sedangkan hasil pemeriksaan mengungkapkan adanya kasus tekanan darah tinggi (18%), kadar gula darah tinggi (4%), dan overweight/obesitas (35%). Temuan ini mengindikasikan perlunya program lanjutan dalam pembinaan pola hidup sehat dan pemeriksaan berkala. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam meningkatkan kesadaran kesehatan dan bagi mahasiswa sebagai bentuk implementasi keilmuan. Diharapkan, kegiatan ini menjadi awal dari upaya berkelanjutan dalam membangun budaya hidup sehat di Desa Talang Bulan melalui kolaborasi masyarakat, tenaga kesehatan, dan institusi pendidikan.
HEALTH EDUCATION WITH MEDULA (EDUCATIONAL MEDIA) AS AN EFFORT TO INCREASE ADOLESCENT KNOWLEDGE ABOUT REPRODUCTIVE HEALTH Ningsih, Ratna; Jaya, Herawati; Kumalasari, Intan; Karantina, Karantina; Salsabila, Jihan; Amelia, Jenny; Risanti, Arifah
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2022): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.32 KB) | DOI: 10.32832/abdidos.v6i3.1232

Abstract

Adolescence is the time when a person goes from child to adult in 10 to 24 years. This period is a worrying time for teenagers when they want to get away from dependence on their parents, feel curious to know more and are very vulnerable to risky behavior. Bina Lestari High School students have never been given counseling on how to maintain adolescent reproductive health (KRR). In order for the reproductive health status of adolescents to be maintained, it is necessary to provide assistance for health and welfare care for adolescents. The purpose of this activity is to increase the knowledge, understanding, behavior and attitudes of adolescents about reproductive health. The health education method used is in the form of counseling and mentoring discussion groups with the snake and ladder game media (MEDULA). The results of the evaluation showed that many Bina Lestari High School students gained increased knowledge after they studied reproductive health through the snake and ladder media, which included understanding reproductive health, reproductive organs, puberty, menstruation, unwanted pregnancy, and abortion, as well as sexual diseases and HIV-AIDS.