Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENGURAI KEGAGALAN PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN DALAM PEMILU 2024: SEBUAH REVIEW POST-ISLAMISM TERHADAP DINAMIKA POLITIK ISLAM DI INDONESIA Saruhum Hasibuan, Putu Ari
JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/juispol.v5i1.4464

Abstract

Pemilu 2024 menandai titik kritis bagi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), salah satu partai Islam tertua di Indonesia, yang mengalami penurunan signifikan dalam perolehan suara. Artikel ini bertujuan untuk mengurai faktor-faktor kegagalan PPP dalam Pemilu 2024 dengan menggunakan pendekatan literature review, serta memetakan dinamika politik Islam kontemporer di Indonesia dalam kerangka teori pasca-Islamisme. Temuan utama menunjukkan bahwa kegagalan PPP disebabkan oleh kombinasi dari dinamika internal partai, fragmentasi di antara partai-partai Islam, dan pergeseran preferensi pemilih yang semakin rasional dan pragmatis, terutama di kalangan pemilih muda. Selain itu, tantangan eksternal berupa dominasi partai nasionalis dan keterbatasan strategi koalisi memperburuk posisi PPP. Dalam konteks ini, Bayat, A. (2005) yang berjudul Post-Islamism, dimana pasca-Islamisme menawarkan lensa kritis untuk memahami transformasi partai-partai Islam dari ideologi eksklusif menuju pendekatan yang lebih plural dan demokratis. Studi ini menyimpulkan bahwa masa depan partai-partai Islam sangat bergantung pada kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan perubahan sosial-politik dan tuntutan demokratisasi.