Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sinergi Mahasiswa Magang dan Pengadilan Negeri Merauke Dalam Pengabdian Masyarakat: Studi Kasus Pembagian Takjil dan Bantuan Informasi Hukum Kotouki, Yolanda Lea
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 06 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i06.2249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kolaborasi antara mahasiswa magang dan Pengadilan Negeri Merauke dalam menjalankan aktivitas pengabdian kepada masyarakat, dengan fokus pada kegiatan bagi-bagi takjil selama Ramadan dan penyuluhan informasi hukum dasar. Metode ini menggunakan penelitian kasus deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung selama acara, wawancara singkat dengan penerima manfaat dan pihak terkait di pengadilan, serta dokumentasi kegiatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama ini memberikan dampak positif tidak hanya bagi masyarakat, tetapi juga meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai fungsi pengadilan dalam konteks sosial yang lebih luas. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian dan usaha untuk mendekatkan lembaga peradilan kepada masyarakat.
Peranan Notaris/PPAT Amri Zakar S.H.,M.Kn dalam Pencegahan Sengketa Tanah: Studi Kasus di Kabupaten Sukabumi Kotouki, Yolanda Lea; kotouki, alen
Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains Vol 4 No 03 (2025): Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jhhws.v4i03.2679

Abstract

Sengketa tanah merupakan permasalahan hukum yang sering terjadi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam mencegah terjadinya sengketa tanah melalui pendekatan preventif dalam proses pembuatan akta. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan Notaris/PPAT, observasi lapangan, dan studi dokumentasi di Kabupaten Sukabumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Notaris/PPAT memiliki peranan strategis dalam pencegahan sengketa tanah melalui beberapa aspek: pertama, melakukan verifikasi dan validasi dokumen secara komprehensif sebelum pembuatan akta; kedua, memberikan penyuluhan hukum kepada para pihak mengenai konsekuensi yuridis dari transaksi tanah; ketiga, memastikan kejelasan objek tanah dan subjek hukum yang terlibat; keempat, menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap tahapan proses pembuatan akta. Temuan menunjukkan bahwa implementasi fungsi preventif Notaris/PPAT secara optimal dapat mengurangi potensi sengketa tanah hingga 73%. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan akses informasi data pertanahan dan koordinasi antar instansi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan sistem informasi pertanahan terpadu dan peningkatan kompetensi Notaris/PPAT dalam aspek preventif untuk meminimalisir terjadinya sengketa tanah di masa depan.