Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Argumentasi Mahasiswa dalam Isu Sosial-Kimia: Pendekatan Socio -Scientific Issues Bambut, Klaudia Ensriana Norlasty; Tangpen, Jeni Maria
Jurnal Beta Kimia Vol 4 No 2 (2024): Volume 4, Nomor 2: November 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v4i2.23075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat argumentasi mahasiswa dalam merespons isu sosial kimia (Socio-Scientific Issue/SSI) menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sampel terdiri dari 75 mahasiswa Pendidikan Kimia FKIP Undana (semester 4-6) yang dipilih melalui teknik klaster. Instrumen utama berupa soal argumentasi tertulis berbasis SSI (validitas tinggi ; reliabilitas 0.795). Jawaban mahasiswa selanjutnya dianalisis menggunakan rubrik Level of Argumentation. Hasil analisis menunjukkan bahwa distribusi tingkat argumentasi membentuk pola piramida terbalik, dengan mayoritas mahasiswa (32%) berada pada level 2 (mampu menyusun argumentasi yang mengandung claim dan data), selanjutnya level 3 (28%), level 1 (18,7%), level 4 (13,3%), dan level 5 (8%). Secara komponen, claim muncul dalam seluruh respons (100%), data pada 82,7%, warrant (52%), backing (27,3%), dan rebuttal hanya pada 14,7% mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa berada pada tingkat argumentasi yang rendah dengan struktur yang masih sederhana dan minim. Dominasi claim dan data tanpa warrant, backing, dan rebuttal mencerminkan keterbatasan berpikir kritis dan reflektif. Perlu adanya strategi pembelajaran berbasis SSI dan dialog argumentatif untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan literasi sains yang lebih mendalam.
Eksplorasi Perbedaan Kualitas Argumentasi Ilmiah Mahasiswa Berdasarkan Tingkat Semester melalui Pendekatan Socio-Scientific Issues Bambut, Klaudia Ensriana Norlasty
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i3.2618

Abstract

Latar belakang penelitian ini berpijak pada temuan bahwa meskipun mahasiswa tingkat lanjut memiliki pengetahuan lebih luas, tidak semua mampu mengintegrasikan data ilmiah dengan justifikasi logis. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi perbedaan kualitas argumentasi ilmiah mahasiswa pendidikan kimia berdasarkan tingkat semester melalui pendekatan Socio-Scientific Issues (SSI). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif komparatif dengan melibatkan 60 mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Undana, terdiri atas 30 mahasiswa semester II dan 30 mahasiswa semester VI, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen berupa tes uraian berbasis SSI pada tiga isu, yaitu penggunaan plastik sekali pakai, pemanfaatan energi nuklir, dan pencemaran udara akibat emisi industri. Analisis jawaban menggunakan kerangka Toulmin’s Argument Pattern (TAP) dan rubrik Level of Argumentation. Setelah analisis kualitatif menggunakan TAP, jawaban dikodekan ke dalam level argumen tertentu dan dihitung frekuensinya untuk mendapatkan distribusi persentase. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa semester II didominasi level rendah, yaitu klaim tanpa data (36,7%) dan klaim dengan data tanpa warrant (30%). Sebaliknya, mahasiswa semester VI lebih banyak pada level tinggi, terutama klaim + data + warrant koheren + backing (36,7%) dan argumen lengkap dengan sanggahan (13,3%). Temuan ini menunjukkan adanya perkembangan argumentasi ilmiah sesuai tingkat semester, serta menegaskan pentingnya penerapan SSI dalam pembelajaran untuk melatih mahasiswa berargumentasi secara kritis dan berbasis bukti.