Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Usia Dan Dukungan Petugas Kesehatan Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Melitus Pada Puskesmas Awayan Umairah, Umairah; Tjomiadi, Cynthia Eka Fayuning; Manto, Onieqie Ayu Dhea; Irawan, Angga
Sains Medisina Vol 3 No 4 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i4.694

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi dan fungsi insulin. Jika tidak terkontrol, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi serius. Diabetes Mellitus tipe 2 menjadi kasus yang paling banyak ditemukan, terutama akibat pola hidup tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik. Secara global, jumlah penderita Diabetes Mellitus terus meningkat, termasuk di Indonesia, yang menempati peringkat ke-5 dunia dengan 19,5 juta kasus pada 2021. Di Kalimantan Selatan, prevalensi penyakit ini cukup tinggi, termasuk di Kabupaten Balangan, yang mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Tujuan untuk mengetahui hubungan usia dan dukungan petugas kesehatan terhadap kepatuhan minum obat pasien Diabetes Melitus pada Puskesmas Awayan. Jenis penelitian ini adalah metode analitik korelasi dengan rancangan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien teridentifikasi Diabetes Melitus pada bulan November Tahun 2024 dengan jumlah 30 orang. Teknik sampel accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan. Pengambilan data menggunakan kuesioner MARS. Analisis data teridiri Chi Square dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan minum obat pada pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Awayan tidak dipengaruhi oleh usia. Uji statistik chi-square menunjukkan p-value 0,738, yang menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara usia dan kepatuhan minum obat. Namun, dukungan petugas kesehatan berhubungan signifikan dengan kepatuhan minum obat. Uji statistik chi-square menunjukkan p-value 0,000, yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara dukungan petugas kesehatan dan kepatuhan minum obat.
Dukungan Petugas Kesehatan Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Melitus Di Puskesmas Awayan Umairah, Umairah; Rahman, Subhannur
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1155

Abstract

Pendahuluan: Diabetes Melitus menjadi tantangan kesehatan yang signifikan di Indonesia. IDF Atlas 2021 mencatat 19,5 juta penderita dan diproyeksikan meningkat menjadi 28,6 juta pada 2045. Di Kalimantan Selatan, kasus meningkat dari 15.880 (2022) menjadi 26.667 (2023). Di Kabupaten Balangan, kasus naik dari 768 menjadi 799. Puskesmas Awayan mengalami lonjakan dari 241 kasus (2022) menjadi 598 kasus (2023). Kondisi ini menegaskan pentingnya dukungan petugas kesehatan dalam meningkatkan kepatuhan minum obat pasien Diabetes Melitus. Tujuan: Mengetahui hubungan dukungan petugas kesehatan terhadap kepatuhan minum obat pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Awayan. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 30 responden menggunakan teknik accidental sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square menggunakan SPSS versi 26. Hasil: Mayoritas responden berusia 45–59 tahun (50%), berjenis kelamin laki-laki (73,3%), berpendidikan SMP (46,7%), dan bekerja sebagai pedagang (63,3%). Dukungan terhadap petugas kesehatan tinggi (53,3%) dan kepatuhan minum obat juga tinggi (53,3%). Uji Chi-Square menunjukkan p-value 0,000 (<0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan petugas kesehatan dan kepatuhan minum obat. Semakin tinggi dukungan yang diberikan, semakin tinggi kepatuhan pasien.