Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Risiko pada Rantai Pasok Porang di Kabupaten Madiun Aryani, Wilis Herlin; Kusuma, Yudha Adi; Khoiri, Halwa Annisa
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rantai pasok produksi porang di Kabupaten Madiun menghadapi berbagai permasalahan seperti ketersediaan bibit berkualitas, fluktuasi harga, serta risiko kerusakan produk pada setiap fase produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan risiko-risiko yang terjadi dalam setiap tahapan rantai pasok porang, mulai dari fase pembibitan, penanaman, hingga pengolahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Supply Chain Operations Reference (SCOR) yang mencakup lima aktivitas utama yaitu Plan, Source, Make, Delivery, dan Return. Data dikumpulkan melalui kajian pustaka, observasi lapangan, serta penyebaran kuesioner kepada pelaku rantai pasok di tiga kecamatan dan sembilan desa di Kabupaten Madiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase pembibitan teridentifikasi 12 sub risiko yang meliputi keterbatasan lahan, kualitas bibit rendah, serta distribusi dan pengembalian bibit yang tidak efisien. Pada fase penanaman ditemukan 18 sub risiko, seperti keterlambatan pengiriman pupuk, serangan hama, kerusakan tanaman akibat cuaca ekstrem, dan keterbatasan tenaga kerja saat panen. Sementara itu, fase pengolahan mengandung 13 sub risiko, antara lain kegagalan proses produksi, kadar air tinggi pada chips, serta keterlambatan distribusi produk ke pasar. Temuan ini memberikan kontribusi dalam bentuk pemetaan risiko yang komprehensif dan dapat menjadi dasar dalam penyusunan strategi mitigasi risiko yang lebih efektif, guna meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan rantai pasok porang di Kabupaten Madiun.
Analisis Pengendalian Kualitas Pada Proses Coating di PT ABC dengan Pendekatan Statistical Quality Control (SQC) dan FMEA Khoiri, Halwa Annisa; Aryani, Wilis Herlin
Jurnal Sains dan Aplikasi Keilmuan Teknik Industri (SAKTI) Vol. 5 No. 02 (2025): December 2025
Publisher : Teknik Industri Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/sakti.v5i02.186

Abstract

PT ABC is a manufacturing company operating in the construction and fabrication sector. One of the projects currently undertaken by PT ABC is the manufacture of 12 sets of off-screen bars. In this process, the coating stage shows a high defect rate, accounting for 35.1% of total defects. This study aims to analyze the quality control process at the coating stage using Statistical Quality Control (SQC) and Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). The SQC tools applied include control charts, Pareto diagrams, and fishbone diagrams. SQC is used to identify dominant defect types and their contributing factors, followed by FMEA to determine risk priorities using the Risk Priority Number (RPN) approach. The integration of these two methods provides a comprehensive framework for quality improvement. The results show that the two dominant defects are mottling and dust spray. Based on the RPN calculations, the highest RPN value is 280, caused by inconsistent spraying at corner areas leading to mottling defects. This is followed by excessive spraying distance in dust spray defects with an RPN of 252. Other significant causes are related to human factors, namely operators failing to clean the workpiece surface in dust spray defects and lack of operator attentiveness in mottling defects, both with an RPN value of 210. Based on these findings, several improvement recommendations are proposed, including operator retraining, standardization of spraying distance and angle, and the implementation of surface cleaning procedures prior to the coating process.