Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STATUS GIZI DAN KEBUGARAN JASMANI ANAK SEKOLAH DASAR: TINJAUAN KORELASIONAL BERDASARKAN PACER TEST Feri Johanis; Junaidi Budi; Sapto Wibowo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.27717

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the relationship between nutritional status and physical fitness of sixth-grade students at SDN Pacarkembang IV Surabaya using a quantitative correlational approach with a total sample of 63 students. Nutritional status was assessed using the Body Mass Index for Age (BMI/A), and physical fitness was evaluated using the PACER Test. The results showed that the majority of students had normal nutritional status (42.9%). However, the proportion of undernutrition was still significant (38.1%), with most students’ physical fitness levels falling within the low to very low categories (50.8%). The Kruskal-Wallis test revealed a significant relationship between nutritional status and physical fitness (p = 0.000), confirming that good nutritional status contributes to improved physical fitness. These findings emphasize the importance of a holistic approach that integrates nutrition, physical activity, and health education in efforts to improve the quality of life of school-aged children. This study provides empirical evidence for the development of school health programs and encourages collaboration among schools, parents, and policymakers to support the optimal growth and development of students, although the results cannot be widely generalized due to the study’s location limitations. Keywords: nutritional status, physical fitness, elementary school students ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dan kebugaran jasmani siswa kelas VI di SDN Pacarkembang IV Surabaya menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan total sampel 63 siswa. Status gizi diukur melalui Indeks Massa Tubuh berdasarkan Usia (IMT/U) dan kebugaran jasmani dinilai dengan PACER Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki status gizi normal (42,9%), namun proporsi gizi kurang masih signifikan (38,1%), dengan tingkat kebugaran jasmani sebagian besar berada pada kategori rendah hingga sangat rendah (50,8%). Uji Kruskal-Wallis mengungkapkan adanya hubungan signifikan antara status gizi dan kebugaran jasmani (p = 0,000), yang menegaskan bahwa status gizi yang baik berkontribusi terhadap peningkatan kebugaran jasmani. Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek gizi, aktivitas fisik, dan edukasi kesehatan dalam upaya peningkatan kualitas hidup anak usia sekolah. Penelitian ini memberikan dasar empiris bagi pengembangan program kesehatan sekolah dan mengajak kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan pembuat kebijakan untuk mendukung tumbuh kembang optimal siswa, meskipun hasilnya belum dapat digeneralisasi luas karena keterbatasan lokasi penelitian. Kata Kunci: status gizi, kebugaran jasmani, siswa sekolah dasar
PENGGUNAAN PERMAINAN BOLA PLASTIK UNTUK MENINGKATKAN MINAT PEMBELAJARAN BOLA VOLI KELAS 6 SEKOLAH DASAR Syahrul Gilang Ramadhana; Dony Andrijanto; Feri Johanis
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring perkembangan zaman, model pembelajaran pendidikan jasmani telah mengalami perubahan signifikan dari pendekatan tradisional menjadi lebih modern, tapi masih banyak ditemukan rendahnya minat belajar siswa terhadap bola voli. Atas dasar hal tersebut peneliti melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan penggunaan permainan bola plastik dalam pembelajaran olahraga , khususnya untuk meningkatkan untuk meningkatkan minat pembelajaran bola voli di kelas VI. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Gading I Surabaya dengan subjek penelitian sebanyak 31 peserta didik kelas VI. Untuk mengukur minat pembelajaran bola voli peserta didik, dilakukan tes yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan dari siklus I ke siklus II setelah mereka mengikuti pembelajaran dan praktek permainan bola plastik dalam pembelajaran bola voli. Siklus 1 didapatkan bahwa sebanyak 0 siswa memberikan hasil skor angket di rentang 48-55. Selanjutnya, persentase 3% diperoleh dari jumlah skor angket minat rentang 56-63 berjumlah 1 siswa. Persentase 29% untuk skor 64-71 yang diperoleh dari 9 siswa dan sisanya yakni 21 siswa dengan persentase 68% memberikan skor angket minat dalam rentang skor 72-80. Dengan demikian, secara keseluruhan didapatkan angka persentase sebesar 71,93% terkategori sedang minat belajar siswa terhadap pembelajaran bola voli melalui permainan bola plastik tinggi. Siklus 2 sebanyak 1 siswa dengan persentase 3% memberikan hasil skor angket di rentang 72-79, lebih tepatnya yakni 72 skor. Selanjutnya, persentase 9% diperoleh dari jumlah skor angket minat rentang 80-87 dan 104-112 berjumlah masing-masing 3 siswa. Persentase 38% untuk skor 88-95 yang diperoleh dari 12 siswa dan sisanya yakni 13 siswa dengan persentase 41% memberikan skor angket minat dalam rentang 96-103. Dengan demikian, secara keseluruhan didapatkan angka persentase sebesar 95,21% terkategori minat belajar siswa terhadap pembelajaran bola voli melalui permainan bola plastik tinggi.