Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN SALAM (Sizygium polyanthum) TERHADAP KEMATIAN LARVA AEDES AEGYPTI DI KABUPATEN SUKABUMI TAHUN 2025 Ela Amelia; Desi Eka Putri; Habsa Fauzia
Jurnal Kesehatan Farmasi Manajemen Vol 3 No 1 (2025): JURNAL ILMU KESEHATAN FARMASI, KEPERAWATAN, KEBIDANAN
Publisher : JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Demam Berdarah Dengue (DBD) telah muncul sebagai penyakit tularvektor yang paling luas dan meningkat pesat di dunia. Dari 3,5 miliar orang di seluruh duniayang tinggal di negara endemis dengue dan berisiko tertular demam berdarah, 1,3 miliartinggal di daerah endemis dengue di 10 negara di Kawasan Asia. Semua Negara di Kawasankecuali Korea yang endemik demam berdarah, Kawasan ini menyumbang lebih darisetengah beban global demam berdarah. Lima negara (India, Indonesia, Myanmar, SriLanka dan Thailand) termasuk di antara 30 negara paling endemik di dunia. Terlepas dariupaya pengendalian, telah terjadi peningkatan yang signifikan dalam jumlah kasus demamberdarah selama bertahun-tahun, meskipun perbaikan telah dilakukan dalam manajemenkasus dan penurunan CFR di bawah 0,5%.Tujuan : Untuk mengetahui uji efektivitas ekstrak daun salam (sizygium polyanthum)terhadap kematian larva aedes aegypti.Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen sesungguhnya (trueeksperiment), penelitian ini tergolong penelitian verifikatif yang bertujuan untuk mengujikebenaran hasil penelitian eksperimen sebelumnya dengan maksud untuk mengetahuiEfektivitas Ekstrak Daun Salam (Sizygium Polyanthum) Terhadap Kematian Larva AedesAegypti. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling 210 ekor larva.Hasil : Berdasarkan hasil penelitian efektivitas ekstrak daun salam (sizigum polyanthum)kontak dengan larva aedes aegypti selama 20 sampai 60 menit dengan konsentrasi 30%sebanyak 23 ekor dengan rata – rata 3, 50% sebanyak 33 ekor dengan rata – rata 5, dan 70%jumlah kematian sebanyak 58 ekor dengan rata – rata 8.
Effect of Doses of Clover Leaves Extract (Syzygium Aromaticum) on Death of Culex Sp Mosquito Larva Ela Amelia; Aryl Alfath Muhamad Iqbal; Siti Fatimah; Kurnia Afrianti; Dhiny Isma
Formosa Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 5 (2024): May 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjmr.v3i5.9226

Abstract

The clove plant (Syzygium Aromaticum) is a medicinal plant that has various uses. One of its uses is as a biopesticide (larvicide). Clove leaves contain toxic substances for insects such as several chemical compounds eugenol, saponins, flavonoids and tannins.This research is an experiment, in terms of the aim of this research it is classified as verification research with the aim of determining the effect of clove leaf extract (Syzygium Aromaticum) dosage on the death of Culex Sp mosquito larvae. In this study, 5 containers were used, each container contained 10 larvae out of 150 larvae, 4 containers were given clove leaf extract at a dose of 5ml, 10ml, 15ml and 20ml in 1 container as a control (without treatment). The data obtained was tested using the Anova test.Data from statistical analysis research between 0 milli control (without treatment) with a calculated F value of 7.867 and this significant value is smaller than α=0.05, so the research hypothesis is accepted, meaning that with 3 repetitions with doses of 5ml, 10ml, 15ml and 20ml there is a significant effect in killing Culex Sp larvae. Clove Leaf Extract (Syzygum Aromaticum) can inhibit the growth of Culex Sp mosquito larvae.
PROFIL PENGGUNAAN OBAT GASTRITIS PADA RESEP PASIEN Ela Amelia; Dewi Aprian Lasmini
Jurnal Kesehatan Farmasi Manajemen Vol 3 No 1 (2025): JURNAL ILMU KESEHATAN FARMASI, KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Gastritis adalah peradangan pada mukosa atau dinding lambung yang dapat diakibatkan oleh pola makan yang tidak teratur, konsumsi OAINS, stress, maupun infeksi helicobackter pylori. Penatalaksanaan gastritis melibatkan penggunaan berbagai golongan obat, baik secara tunggal maupun kombinasi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan obat gastritis di Apotek Sumber Milik Cibadak periode Juli hingga Desember 2024 berdasarkan golongan obat, bentuk sediaan, pola kombinasi serta karakteristik pasien yang meliputi usia dan jenis kelamin. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan restrosepktif menggunakan data sekunder dari 93 lembar resep pasien. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa antasida (47.59%) adalah golongan obat yang paling banyak digunakan, bentuk sediaan terbanyak adalah suspensi (51.72%), dan pola peresepan terbanyak adalah kombinasi khususnya kombinasi antara antasida + PPI (30.11%). Pasien dengan jenis kelamin perempuan (62.37%) dan kelompok usia 55-65 tahun (22.58%) merupakan kelompok yang paling banyak mendapatkan pengobatan gastritis. Kesimpulan : Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan dalam pengelolaan dan penyediaan obat gastritis di apotek guna mendukung pelayanan kefarmasian yang lebih optimal