Dewi Aprian Lasmini
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROFIL PENGGUNAAN OBAT GASTRITIS PADA RESEP PASIEN Ela Amelia; Dewi Aprian Lasmini
Jurnal Kesehatan Farmasi Manajemen Vol 3 No 1 (2025): JURNAL ILMU KESEHATAN FARMASI, KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Gastritis adalah peradangan pada mukosa atau dinding lambung yang dapat diakibatkan oleh pola makan yang tidak teratur, konsumsi OAINS, stress, maupun infeksi helicobackter pylori. Penatalaksanaan gastritis melibatkan penggunaan berbagai golongan obat, baik secara tunggal maupun kombinasi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan obat gastritis di Apotek Sumber Milik Cibadak periode Juli hingga Desember 2024 berdasarkan golongan obat, bentuk sediaan, pola kombinasi serta karakteristik pasien yang meliputi usia dan jenis kelamin. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan restrosepktif menggunakan data sekunder dari 93 lembar resep pasien. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa antasida (47.59%) adalah golongan obat yang paling banyak digunakan, bentuk sediaan terbanyak adalah suspensi (51.72%), dan pola peresepan terbanyak adalah kombinasi khususnya kombinasi antara antasida + PPI (30.11%). Pasien dengan jenis kelamin perempuan (62.37%) dan kelompok usia 55-65 tahun (22.58%) merupakan kelompok yang paling banyak mendapatkan pengobatan gastritis. Kesimpulan : Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan dalam pengelolaan dan penyediaan obat gastritis di apotek guna mendukung pelayanan kefarmasian yang lebih optimal
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM L) TERHADAP KEMATIAN LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI Ela Amelia; Dewi Aprian Lasmini
JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN Vol. 1 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN, FARMASI, MANAJEMEN
Publisher : Akademi Farmasi Persada Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit DBD disebabkan oleh Virus Dengue,jumlah penderita DBD di Kabupaten Sukabumi pada tahun 2020 , terhitung sepanjang Januari sampai Oktober 2020, telah ditemukan lebih dari 1000 kasus DBD. Dari hasil pengamatan larva atau jentik di Desa Warnasari Wilayah kerja Puskesmas Karawang dengan menggunakan visual larvae methode ditemukan House Index jumlah rumah (+) larva ada 12 buah dari 25 rumah yang diperiksa. Sedangkan pada Container Index jumlah kontainer (+) larva ada 11 buah dari 19 kontainer yang diperiksa. Sehingga Density Figure 7,5 (Daerah merah,derajad penularan penyakit oleh larva tinggi, perlu pengendalian segera). Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun tomat (Solanum Lycopersicum) terhadap kematian larva Aedes Aegypti. Rancangan penelitian yang digunakan penelitian ini adalah true experimental design dan merupakan penelitian verifikatif. Populasi dan sampel pada penelitian ini 110 ekor larva. Dengan melakukan 3 perlakuan dengan 6 kali pengulangan. Dan analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan spss.Berdasarkan hasil analisa univariat uji efektivitas ekstrak daun tomat (Solanum Lycopersicum) terhadap kematian larva Aedes Aegypti dengan konsentrasi 10% dengan jumlah rata-rata kematian larva 1 ekor dari 10 ekor larva perkontainer, konsentrasi 20% dengan jumlah rata-rata kematian larva 2 ekor dari 10 ekor larva perkontainer dan konsentrasi 30% dengan jumlah rata-rata kematian larva 4 ekor dari 10 ekor larva perkontainer setelah kontak selama 1 jam. Berdasarkan hasil analisa bivariat one way anova diperoleh Sig 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak berarti menunjukkan ada efektivitas ekstrak daun tomat (Solanum Lycopersicum) terhadap kematian larva Aedes Aegypti.Diharapkan setelah penelitian ini desa warnasari atau warga kabupaten Sukabumi pada umumnya dapat menggunakan ekstrak daun tomat untuk mengendalikan kepadatan larva