Risalatul Habibah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Interaksi Karakter Perempuan dalam Menghadapi Hegemoni Maskulinitas pada Novel “Gadis Kretek” Risalatul Habibah; Raras Hafidha Sari
Jurnal Ilmu Pendidikan, Sains dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/jipsara.v2i1.9040

Abstract

Perempuan sering di tempatkan pada posisi yang lebih rendah dibandingkan laki-laki dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, kekuasaan, sosial, politik, dan ekonomi. Kondisi ini mendorong berbagai kalangan untuk menuntut terciptanya kesetaraan gender antara perempuan dan laki-laki, sehingga keduanya memperoleh hak dan kesempatan yang setara. Dalam penelitian ini peneliti memilih Novel Gadis kretek karya Ratih Kumala mengisahkan tentang dinamika keluarga dan bisnis kretek di Indonesia, dengan fokus pada interaksi karakter perempuan dalam konteks hegemoni maskulinitas yang kuat. Dalam konteks interaksi gender, novel ini menggambarkan perempuan seperti Jeng Yah dan Roemaisa sebagai sosok yang tegar, mandiri, dan berwibawa, yang berjuang dalam dunia bisnis kretek yang didominasi laki-laki. Namun, perempuan menghadapi subordinasi dan stereotip patriarki yang menganggap mereka tidak pantas terlibat dalam produksi kretek dan hanya cocok untuk pekerjaan domestik. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam serta menghasilkan temuan baru mengenai hegemoni maskulinitas. Pendekatan ini memungkinkan analisis yang komprehensif dan deskriptif terhadap konsep maskulinitas secara umum, khususnya dari perspektif perempuan yang tergambarkan dalam Novel Gadis Kretek.
Interaksi Karakter Perempuan dalam Menghadapi Hegemoni Maskulinitas pada Novel “Gadis Kretek” Risalatul Habibah; Raras Hafidha Sari
Jurnal Ilmu Pendidikan, Sains dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/jipsara.v2i1.9040

Abstract

Perempuan sering di tempatkan pada posisi yang lebih rendah dibandingkan laki-laki dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, kekuasaan, sosial, politik, dan ekonomi. Kondisi ini mendorong berbagai kalangan untuk menuntut terciptanya kesetaraan gender antara perempuan dan laki-laki, sehingga keduanya memperoleh hak dan kesempatan yang setara. Dalam penelitian ini peneliti memilih Novel Gadis kretek karya Ratih Kumala mengisahkan tentang dinamika keluarga dan bisnis kretek di Indonesia, dengan fokus pada interaksi karakter perempuan dalam konteks hegemoni maskulinitas yang kuat. Dalam konteks interaksi gender, novel ini menggambarkan perempuan seperti Jeng Yah dan Roemaisa sebagai sosok yang tegar, mandiri, dan berwibawa, yang berjuang dalam dunia bisnis kretek yang didominasi laki-laki. Namun, perempuan menghadapi subordinasi dan stereotip patriarki yang menganggap mereka tidak pantas terlibat dalam produksi kretek dan hanya cocok untuk pekerjaan domestik. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam serta menghasilkan temuan baru mengenai hegemoni maskulinitas. Pendekatan ini memungkinkan analisis yang komprehensif dan deskriptif terhadap konsep maskulinitas secara umum, khususnya dari perspektif perempuan yang tergambarkan dalam Novel Gadis Kretek.