Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perjuangan Mencapai Superioritas Sodah, Yulius; Supit, Jessel Bastian
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i1.3116

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perjuangan individu dalam mengatasi perasaan Inferioritas untuk mencapai superioritas berdasarkan teori Adler. Adler percaya bahwa semua orang mengalami perasaan inferior sejak kecil dan berjuang sepanjang hidup untuk mengatasinya agar tidak berubah menjadi perasaan inferior yang negatif (inferiority complex). Minat sosial (social interest) individu menjadi semacam daya dorong dan sarana untuk mencapai superioritas diri yang positif. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain grounded theory (studi kasus). Data dikumpulkan melalui wawancara yang mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa individu yang mampu mengatasi inferioritas mengembangkan strategi kompensasi yang efektif, seperti pengembangan kemampuan intelektual dan fisik, sehingga mampu mencapai superioritas dan memiliki pandangan hidup yang lebih optimis. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk melengkapi dan memperdalam tema tentang perjuangan manusia mengatasi inferioritas.
Perjuangan Mencapai Superioritas Sodah, Yulius; Supit, Jessel Bastian
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i1.3116

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perjuangan individu dalam mengatasi perasaan Inferioritas untuk mencapai superioritas berdasarkan teori Adler. Adler percaya bahwa semua orang mengalami perasaan inferior sejak kecil dan berjuang sepanjang hidup untuk mengatasinya agar tidak berubah menjadi perasaan inferior yang negatif (inferiority complex). Minat sosial (social interest) individu menjadi semacam daya dorong dan sarana untuk mencapai superioritas diri yang positif. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain grounded theory (studi kasus). Data dikumpulkan melalui wawancara yang mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa individu yang mampu mengatasi inferioritas mengembangkan strategi kompensasi yang efektif, seperti pengembangan kemampuan intelektual dan fisik, sehingga mampu mencapai superioritas dan memiliki pandangan hidup yang lebih optimis. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk melengkapi dan memperdalam tema tentang perjuangan manusia mengatasi inferioritas.