Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan karyawan baru dalam meningkatkan kinerja organisasi melalui tinjauan sistematis terhadap desain pelatihan, dukungan organisasi, dan motivasi individu. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2020–2025. Proses seleksi literatur dilakukan menggunakan pendekatan PRISMA melalui tahapan identifikasi, screening, eligibility, dan included article. Artikel diperoleh dari beberapa database akademik seperti Google Scholar, ScienceDirect, dan Springer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelatihan karyawan baru dipengaruhi oleh kombinasi faktor organisasi dan faktor individu. Desain pelatihan yang sistematis, relevan dengan kebutuhan pekerjaan, dan didukung metode pembelajaran interaktif terbukti mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran dan transfer pelatihan. Selain itu, dukungan organisasi seperti peran supervisor, mentoring, budaya organisasi, dan lingkungan kerja yang suportif membantu keberhasilan onboarding dan penerapan hasil pelatihan dalam pekerjaan. Motivasi individu juga berpengaruh signifikan terhadap kesiapan belajar, keterlibatan kerja, dan kemampuan karyawan dalam mengaplikasikan keterampilan baru. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa perkembangan digitalisasi mendorong organisasi mulai menerapkan e-learning, hybrid training, virtual onboarding, dan gamification sebagai bagian dari sistem pelatihan modern. Secara keseluruhan, efektivitas pelatihan memiliki hubungan positif terhadap peningkatan produktivitas, employee engagement, retensi karyawan, dan kinerja organisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperluas pemahaman mengenai integrasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pelatihan karyawan baru pada organisasi modern.