Zahra, Syifa Adilla
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Qur'an Memorization Ability: A Research Study on the Effectiveness of the Wahdah Method Zahra, Syifa Adilla; Aditiya, Nur; Daty, Refty Ani Arum; Hidayah, Nurilmi; Putri, Putri; Azizah, Nurul
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.427

Abstract

Metode memegang peranan penting dalam keberhasilan menghafal Al-Qur'an. Keberhasilan atau kegagalan dalam menghafal sangat bergantung pada metode yang digunakan. Tanpa metode yang tepat, proses belajar menghafal tidak akan berhasil. Metode adalah bagian penting dalam pembelajaran setelah tujuan. Penelitian ini ingin mengetahui apakah metode Wahdah efektif membantu siswa kelas VIII dalam menghafal Al-Qur'an dengan lebih baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-eksperimental). Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII MTs Darul Huffaz pada semester pertama tahun ajaran 2024/2025. Pemilihan sampel dilakukan secara acak dengan teknik simple random sampling dengan kelompok eksperimen dan kelompok control. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket model Likert. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, dan uji t. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Wahdah efektif dalam membantu siswa meningkatkan kemampuan hafalan mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan metode menghafal yang inovatif seperti Wahdah berpotensi meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur'an, khususnya dalam pembelajaran Al-Qur'an Hadits. Penelitian ini berkontribusi dalam dunia pendidikan dengan membuktikan efektivitas metode Wahdah dalam menghafal Al-Qur'an. Metode ini terbukti meningkatkan kualitas hafalan, menjaga kesuciannya, dan memberikan dukungan efektif bagi pendidik dan peserta didik. Temuan menunjukkan pentingnya menggunakan metode interaktif yang sesuai dengan kebutuhan siswa untuk mencapai hasil menghafal yang lebih cepat, mudah, dan akurat. Penelitian ini membuka peluang pengembangan metode menghafal yang lebih kreatif dan relevan, serta membantu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dengan meningkatkan motivasi dan disiplin siswa dalam menghafal Al-Qur'an. Selain itu, penelitian ini membuka peluang untuk mengembangkan metode menghafal yang lebih kreatif dan relevan. Menciptakan lingkungan belajar yang Mendukung Dengan memilih metode yang sesuai, lingkungan belajar akan menjadi lebih mendukung, baik bagi penghafal maupun pendidik. Siswa akan lebih termotivasi dan disiplin dalam menghafal, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar mereka.
Strengthening Islamic Character Education among Students in the Era of Digital Disruption Radjendra, Ryan; Zahra, Syifa Adilla; Sunita, Wiwin; Karima, Syifaul; Sunariyah, Sunariyah; Anwar, Chairul
Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : STIT Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/jie.v5i1.596

Abstract

The rapid development of digital technology has significantly transformed social life and educational practices, creating both opportunities and challenges for strengthening Islamic character education. Digital disruption has led to various issues, including moral degradation, weakening internalization of Islamic values, and exposure to unfiltered information, particularly among the younger generation. This study aims to examine strategies for strengthening Islamic character education in the context of digital disruption. This research employs a qualitative approach using content analysis of relevant sources, including books, scholarly articles, and prior studies. The findings reveal that strengthening Islamic character requires integrative strategies, including the internalization of Quranic and Sunnah values, role modeling by educators, the utilization of digital technology as a medium for moral education, and collaboration among educational institutions, families, and communities. This study contributes by proposing a conceptual framework for Islamic character education that is adaptive to digital transformation while maintaining its spiritual and moral foundations.
A Constructivist–Scientific Approach to AI Integration in Islamic Education in the Society 5.0 Zahra, Syifa Adilla; Sulastri, Sulastri; Syafe’i, Imam; Fauzan, Ahmad; Sunarto, Sunarto
Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Vol. 5 No. 1 (2026): April
Publisher : STIT Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/jie.v5i1.597

Abstract

This study aims to analyze the integration of Artificial Intelligence in Islamic Religious Education learning through the perspectives of constructivist theory and the scientific approach in the Society 5.0 era. Islamic Religious Education learning is expected not only to develop the spiritual dimension but also to promote active, reflective, and contextual engagement of learners. Within this framework, constructivism positions learners as active subjects in constructing knowledge, while the scientific approach emphasizes a systematic learning process through the stages of observing, questioning, experimenting, reasoning, and communicating. This study employs a qualitative research method with a content analysis approach by examining scientific literature, educational regulations, and relevant learning theories. The findings reveal a gap between ideal expectations and the actual implementation of Artificial Intelligence in Islamic Religious Education learning, which is caused by limited digital competence among teachers, the absence of well-formulated ethical guidelines for the use of Artificial Intelligence, and the lack of learning models integrated with Islamic values. This study highlights the urgency of developing an Artificial Intelligence-based Islamic Religious Education learning model that is constructivist and scientific as a conceptual contribution to addressing educational challenges in the Society 5.0 era.