Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Tebal Perkerasan Jalan Lentur Metode AASHTO 1993 Terhadap Tanah Dasar Ekspansif yang Distabilisasi Hidayah, Lutfi Nur A; Gunawan, M Riza Aditya; Somantri, Andri Krisnandi; Muflih, Moch. Imam
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1 (2025): Prosiding 16th Industrial Research Workshop and National
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v16i1.6682

Abstract

Kabupaten Majalengka memiliki kebutuhan pembangunan infrastruktur yang cukup tinggi akibat pengelolaan kawasan dengan konsep aerotropolis yang mengintegrasikan bandar udara untuk meningkatkan daya tarik, pertumbuhan ekonomi dan konektivitas. Namun kondisi perkerasan yang ada di jalur Pantai Utara (Pantura) mengalami kerusakan berupa retak di sepanjang jalannya yang disebabkan oleh tanah dasar yang mengalami kembang susut tinggi ketika terkena air atau yang disebut dengan tanah ekspansif. Sehingga sangat diperlukannya stabilisasi tanah sebelum dilakukan konstruksi di atasnya. Dalam penelitian ini dilakukan perkuatan tanah menggunakan nanomaterial dan biopolimer sebagai bahan tambah yang diuji kuat tekan bebas. Dapat dikatakan penambahan bahan-bahan ini berpengaruh pada kenaikan tegangan optimum hingga 151,17% dengan masa peram yang paling optimum di 0 dan 7 hari. Hasil perbandingan CBR hasil korelasi nilai UCS menunjukkan kenaikan 403,70% dari hasil pengujian CBR tanah asli di laboratorium, dan naik hingga 151,22% dari angka CBR korelasi nilai UCS tanah asli. Perhitungan perencanaan tebal perkerasan lentur juga dilakukan menggunakan metode AASTHO 1993 dengan variasi nilai CBR tanah dasar yang berbeda. Dikarenakan terjadi kenaikan nilai CBR tanah campuran maka terdapat penurunan tebal lapis fondasi bawah sebesar 71,95%.
Evaluasi Kelayakan Struktur Gedung SDN Cipageran Mandiri 1 Kota Cimahi Jawa Barat Muchtar, Muchtar; Gunadi, Riawan; Puspitasari, Ira; Nurdin, Muhamad Irfan; Zakiyyah, Amirah; Muflih, Moch. Imam
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 1: Maret 2026
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v12i1.44

Abstract

ABSTRAKSDN Cipageran Mandiri 1 Kota Cimahi memiliki gedung bertingkat yang menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan dan kenyamanan pengguna akibat kerusakan struktural maupun arsitektural. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kelayakan struktur gedung C melalui inspeksi visual, pengujian non-destruktif (NDT), serta analisis struktur menggunakan perangkat lunak berbasis metode elemen hingga. Metode penelitian dilakukan secara kuantitatif melalui tahapan studi literatur, pengumpulan data sekunder, pemeriksaan visual, pengujian NDT (Rebound Hammer Test, Ultrasonic Pulse Velocity, Brinell Hardness Test, Liquid Penetrant Test, dan uji vertikalitas), hingga pemodelan struktur 3D. Hasil pengujian menunjukkan variasi mutu beton yang signifikan (29,1–407,4 kg/cm²) serta mutu baja yang tidak seragam (693,3–1432,6 MPa). Selain itu, ditemukan cacat pada sambungan las, korosi pada elemen baja, serta penyimpangan vertikal pada beberapa kolom. Analisis permodelan memperlihatkan stress ratio >1 pada sejumlah elemen balok dan kolom serta deformasi yang melebihi batas standar L/240, sehingga struktur dinyatakan tidak memenuhi persyaratan SNI 1729:2020. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa gedung C SDN Cipageran Mandiri 1 memerlukan perbaikan struktural secara menyeluruh untuk menjamin keselamatan, kenyamanan, serta keberlangsungan fungsi bangunan sebagai sarana pendidikan.Kata kunci: evaluasi struktur, gedung sekolah, kelayakan bangunan, keselamatan konstruksi, NDT ABSTRACTSDN Cipageran Mandiri 1 in Cimahi City has a multi-story building that raises concerns regarding the safety and comfort of its users due to both structural and architectural damage. This study aims to evaluate the feasibility of Building C through visual inspection, non-destructive testing (NDT), and structural analysis using finite element software. The research was conducted quantitatively through several stages, including literature review, secondary data collection, visual inspection, NDT (Rebound Hammer Test, Ultrasonic Pulse Velocity, Brinell Hardness Test, Liquid Penetrant Test, and verticality test), and 3D structural modeling. The results indicate significant variations in concrete strength (29.1–407.4 kg/cm²) and non-uniform steel quality (693.3–1432.6 MPa). In addition, defects were found in the welding joints, corrosion in steel elements, and deviations in verticality in several columns. Structural modeling analysis revealed stress ratios greater than 1 in several beam and column elements, as well as deformations exceeding the L/240 limit, indicating that the structure does not comply with the requirements of SNI 1729:2020. This study concludes that Building C of SDN Cipageran Mandiri 1 requires comprehensive structural rehabilitation to ensure safety, comfort, and the continued functionality of the facility as an educational facility.Keywords: structural evaluation, school building, building feasibility, construction safety, NDT