Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Keunggulan Sebagai Strategi Bisnis Berkelanjutan Suatu Studi Di Restoran Senja Eatery Di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat I Nengah Dasi Astawa; Made Satria Pramanda Putra; Komang Satria Wibawa Putra
JURNAL AKADEMISI VOKASI Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Akademisi Vokasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Politeknik eLBajo Commodus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63604/javok.v2i1.25

Abstract

Abstrak Kajian ini adalah studi kasus di Restoran Senja Eatery Kota Labuan Baja Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus bahasan menganalisis tentang keunggulan restoran ini sebagai strategi agar bisnis terus berkelanjutan. Melalui kajian secara kualitatif menemukan bahwa terdapat 6 (enam) keunggulan yang dimiliki oleh restoran ini yang menjadi strategi membangun kepercayaan kepada pelanggan, sehingga bisnis restoran ini dapat berkelanjutan. Secara fakta, restoran ini baru mulai beroperasi sejak 3 Nopember 2022, sehingga belum genap satu tahun dan itulah menjadi alasan utama melakukan kajian di restoran ini. Kata kunci: Restoran, Strategi, Bisnis Berkelanjutan.
Effectiveness of Localization and Brand Equity: The Case of Agoda in the Indonesian Domestic Travel Market Ida Bagus Putu Kawibhawa Suputra; I Made Darma Oka; Made Satria Pramanda Putra; Made Ernawati; Ni Made Sudarmini
Bali Membangun Bali: Jurnal Bappeda Litbang Vol 6 No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51172/jbmb.v6i3.480

Abstract

Purpose: This study aims to assess how Agoda's localization strategies enhance brand equity among Indonesian domestic travelers, identifying which localization elements (linguistic, cultural, and technical) most effectively strengthen consumer perception and brand engagement. Research Methods: A mixed-method approach was used combining quantitative analysis from 177 questionnaire respondents with qualitative insights from interviews and FGDs. Findings: Cultural localization had the strongest impact on brand equity, followed by linguistic localization, and technical localization. Respondents perceived localized features as more trustworthy, relevant, and easier to use. Brand equity outcomes such as brand recall, recognition, and association were significantly influenced by these elements. Implication: Multinational OTAs must go beyond translation to achieve brand relevance through cultural sensitivity, linguistic familiarity, and local technology integration.