Isti Winarni
SD PTQ An Nida Salatiga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Perkembangan Bahasa Anak dalam Berkomunikasi (Studi pada Anak Usia SD/MI terhadap Perkembangan Bahasa) Lakna Tulas‘un; Isti Winarni
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 4 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/trilogi.v4i2.1549

Abstract

Perkembangan bahasa anak dipengaruhi oleh banyak faktor, namun faktor yang paling mempengaruhi adalah faktor keluarga dan lingkungan. Orang tua harus pandai mendidik dan mengasuhnya, tetapi tidak semua orang tua peduli akan hal tersebut. Semua itu terjadi karena kesibukan dalam urusan pekerjaan membuat anak kurang mendapatkan hak yang seharusnya didapatkan dari kedua orang tuanya, sehingga tidak sedikit orang tua mengambil jalan pintas menitipkan anak tersebut kepada kakek dan neneknya yang seharusmya tidak lagi berurusan dengan anak yang berusia masih perlu kasih sayang dan perhatian orang tuanya. Tujuan penelitia guna mengetahui perkembangan bahasa anak yang terjadi pada SW dan KN, sebagai anak yang berbeda dengan teman seusianya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif menggunakan tiga teknik pengumpulan data, yakni 1.) Observasi terstruktur, 2.) Wawancara dan 3.) Triangulasi (gabungan), kemudian hasilnya dideskripsikan sesuai dengan hasil wawancara dan observasi. Hasil akhir analisis kasus tersebut yang disinkkronkan dengan menggunakan teori yaitu : 1.) Berdasarkan kasus SW, ia mengalami keterlambatan berkomunikasi khususnya berbicara yakni pada usia tiga tahun belum dapat berbicara seperti pada anak lainnya. SW hanya dapat menirukan suara musik sesuai dengan tinggi dan rendahnya nada yang dihasilkan dari suara gamelan, namun akhirnya saat duduk dibangku kelas satu Sekolah Dasar, ia mampu memainkan wayang kulit di atas panggung di depan penonton seperti ayahnya yang berprofesi dalang. 2.) Berdasarkan kasus KN, ia mengalami keterlambatan berkomunikasi yakni dalam berbicara pada usia delapan tahun mengalami kesulitan dalam pengucapannya. KN selalu terbolik-balik dalam penyebutan dan penyusunan SPOKnya. Bahkan pada usia tersebut ia masih duduk di bangku kelas satu Sekolah Dasar.