Lela Safrida
University of Jember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Thinking Process of Mildly Retarded Students in Solving Square and Rectangle Contextual Problems Based on IDEAL Problem Solving Abi Suwito; Annisa Istiqomah; Erfan Yudianto; Lela Safrida; Susanto Susanto; Reza Ambarwati
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 4 (2024): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v13i4.1614

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis proses berpikir siswa tunagrahita ringan dalam menyelesaikan masalah kontekstual persegi dan persegi panjang berdasarkan pemecahan masalah IDEAL. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah 2 siswa tunagrahita ringan di SLB-C TPA Negeri 1 Branjangan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Instrumen penelitian ini yaitu peneliti, soal tes, dan pedoman wawancara. Proses berpikir kedua subjek cenderung mengalami proses disequilibrium, asimilasi, akomodasi dan equilibrium pada lima tahap IDEAL. Subjek mengalami disequilibrium ketika subjek tidak dapat memahami maksud dari soal karena belum pernah menjumpai masalah kontekstual sebelumnya, mengalami asimilasi ketika subjek menjawab pertanyaan dari peneliti secara spontan, mengalami akomodasi ketika subjek dapat menjawab pertanyaan dengan benar yang awalnya salah, dan mengalami equilibrium ketika subjek mampu memahami serta menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan benar. Hasil penelitian ini berimplikasi bagi dunia Pendidikan khususnya sekolah yang memiliki siswa tunagrahita ringan dalam mendesain pembelajaran yang dapat memfasilitasi pemecahan masalah. Abstract The purpose of this research was to analyze the thought process of mildly retarded students in solving square and rectangular contextual problems based on IDEAL problem solving. This type of research was descriptive research with a qualitative approach. The subjects were 2 mildly retarded students at SLB-C TPA Negeri 1 Branjangan. The data collection methods used were tests and interviews. The instruments of this research were researchers, test questions, and interview guidelines. The thinking process of the two subjects tends to experience the process of disequilibrium, assimilation, accommodation and equilibrium at the five stages of IDEAL. The subject experienced disequilibrium when the subject could not understand the meaning of the problem because he had never encountered contextual problems before, experienced assimilation when the subject answered questions from the researcher spontaneously, experienced accommodation when the subject could answer questions correctly which were initially wrong, and experienced equilibrium when the subject was able to understand and answer the questions. The results of this study have implications for the world of education, especially schools with mildly retarded students in designing learning that can facilitate problem solving.
Augmented Reality in Case Method Learning to Improve Geometry Skills Lela Safrida; Abi Suwito; Reza Ambarwati
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 2 (2025): April
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i2.3064

Abstract

Abstrak Penelitian iniĀ  bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran Pembelajaran Case Method berbasis Augmented Reality dan etnomatematika dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa geometri. Penelitian ini dikembangkan dengan menggunakan model pengembangan 4-D. Subjek penelitian ini adalah 39 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika. Metode pengumpulan data menggunakan metode angket dan metode tes dengan instrumen lembar validasi, tes kemampuan geometri, dan angket respon siswa. Hasil analisis Validitas menunjukkan skor rata-rata lembar validasi produk sebesar 3,65. Analisis Praktikalitas menunjukkan skor rata-rata angket respon siswa sebesar 3,49 atau 87% dalam kategori sangat praktis. Hasil Paired Sample T-Test menunjukkan angka yang signifikan antara nilai pretes dan postes dengan nilai signifikansi (2-tailed) ???? = 0,000 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai prates dan pascates. Perbedaan tersebut terlihat dari nilai rata-rata prates sebesar 31,51 yang meningkat menjadi 45,00 pada pascates. Dapat disimpulkan bahwa produk pengembangan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir geometri siswa. Abstract This research aims to develop a Case Method learning tool based on Augmented Reality and Ethnomathematics to improve students' geometry skills. This study was developed by using a 4-D development model. The subjects of this study were 39 students of the Mathematics Education Study Program. The data collection method used a questionnaire method and a test method with validation sheet instruments, geometry ability tests, and student response questionnaires. Validity analysis showed an average score of the product validation sheet of 3.65. Practicality analysis showed the average score of the student response questionnaire is 3.49 or 87% in very practical category. The results of the Paired Sample T-Test showed a significant number between the pre-test and post- test values with a significance value (2-tailed) ???? = 0.000 < 0.05, so that there is a significant difference between the pre-test and post-test values. The difference could be seen from the average pre-test value of 31.51 which increased to 45.00 in the post-test. It could be conclude that the development product satisfied the criteria of valid, practical, and effective in improving students' geometry skills.