Literasi Sains sangat perlu pada pengembangan sumber daya manusia yang dapat diimplementasikan pada pembelajaran di sekolah. Namun, perangkat pembelajaran yang di buat oleh sekolah belum mencapai pada indikator kompetensi literasi sains bagi peserta didik menjadi latar belakang dari penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran model INoSIT (Integration Nature of Science in Inquiry With Technology) berupa RPP dan LKPD, dan Instrumen tes yang memenuhi unsur valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kompetensi literasi sains peserta didik SMA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan desain Research and Development dengan menggunakan model four-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara, untuk validitas perangkat menggunakan lembar validasi, untuk uji kepraktisan dengan menggunakan angket respon guru dan peserta didik, dan uji keefektifan yakni dengan pemberian tes (pretest-posttest) menggunakan soal dengan bentuk soal pilihan ganda sebanyak 15 nomor yang sudah tervalidasi CVR (content validation ratio). Subjek dari penelitian ini sebanyak 35 Siswa kelas XI IPA 1 SMAN 9 Kendari. Hasil penelitian diperoleh perangkat pembelajaran memenuhi kriteria valid dengan menggunakan aiken formula menghasilkan nilai reliabilitas sangat tinggi untuk RPP dan LKPD yakni sebesar 0,8 dan 0,86. Hasil kepraktisan peserta didik di atas 75% dengan kategori sangat praktis. Efektivitas perangkat pembelajaran memperoleh N-gain (0,7) dengan kategori sedang. Sehingga disimpulkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran model INoSIT pada Optika Geometri dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran Fisika untuk meningkatkan kompetensi literasi sains peserta didik.