Evan Padilla
Jurusan Pendidikan Fisika Universitas Halu Oleo, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Persepsi Guru dan Peserta Didik Terhadap Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19 Mata Pelajaran IPA dan Fisika di Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan Evan Padilla; Muhammad Anas; Amiruddin Takda
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 3 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v9i3.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Memaparkan persepsi guru dan peserta didik terhadap pembelajaran daring pada mata pelajaran IPA dan Fisika di Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan; (2) Memaparkan kendala yang dihadapi oleh guru dan peserta didik terhadap pembelajaran daring pada mata pelajaran IPA dan Fisika di Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Populasi penelitian ini adalah seluruh jumlah sampel yaitu 85 peserta didik kelas VII, VIII dan IX SMP Negeri 1 Wawonii Barat dan 95 peserta didik kelas X, XI MIPA dan XII MIPA SMA Negeri 1 Wawonii. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian angket atau kuisioner dan wawancar terhadap pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 mata pelajaran IPA dan Fisika. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh kesimpulan; (1) persepsi guru terhadap pembelajaran daring pada mata pelajaran IPA dan Fisika di SMP Negeri 1 Wawonii Barat memiliki kategori kurang sekali denganĀ  persentase sebesar 47% dan persepsi guru di SMA Negeri 1 Wawonii memiliki kategori kurang sekali dengan persentase sebesar 44%. Sedangkan persepsi peserta didik terhadap pembelajaran daring pada mata pelajaran IPA dan Fisika di SMP Negeri 1 Wawonii Barat memiliki kategori kurang sekali dengan jumlah persentase sebesar 47% dan persepsi peserta didikĀ  di SMA Negeri 1 Wawonii memiliki kategori kurang sekali dengan persentase sebesar 46%, sehingga dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran daring tidak layak di gunakan pada SMP Negeri 1 Wawonii Barat dan SMA Negeri 1 Wawonii. (2) Kendala pembelajaran daring adalah keterbatasan pengunaan Handphone bagi peserta didik, jaringan yang kurang memadai, kurangnya interaksi guru dan peserta didik, peseta didik yang tidak antusias dalam mengikuti proses pembelajaran daring, adanya gangguan dari lingkungan sekitar, dan kendala pemahaman materi.